ASM Serahkan Asuransi Mikro dan Celengan Impian di Kupang dan Pulau Rote

  Asuransi Sinar Mas (ASM) melanjutkan pelaksanaan kegiatan Literasi Keuangan di tahun 2020. Kegiatan kali ini diadakan di dua tempat yaitu tanggal 13 Februari 2020 di Sekolah Dasar Don Bosko 2 dan SD Negeri Bertingkat Naikoten di kota Kupang. Dilanjutkan pada 14 Februari 2020 di SMP Negeri 2 Lobalain dan SMA Negeri 1 Lobalain di Pulau Rote. “Pelaksanaan literasi keuangan telah menjadi komitmen Asuransi Sinar Mas dalam mendukung program Otoritas Jasa Keuangan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan keuangan melalui kegiatan literasi dan edukasi keuangan. Pelaksanaannya telah dilakukan secara rutin sejak tahun 2015,” jelas Direktur Asuransi Sinar Mas Martin P Lalamentik saat acara literasi di Kupang, seperti tertera dalam siaran pers yang diterima Media Asuransi, 16 Februari 2020.

    Martin mengatakan bahwa pelaksanaan literasi keuangan ASM dititikberatkan di daerah-daerah di luar Pulau Jawa dengan beragam target peserta yang terdiri dari siswa sekolah, guru, santri, petani, nelayan, wanita, ibu rumah tangga, dan pegiat UMKM. Asuransi Sinar Mas juga memberikan kartu asuransi mikro dan celengan impian bagi seluruh peserta secara gratis. 2.636 orang siswa mendapatkan asuransi simas siswa mikro sementara 169 guru mendapatkan simas perlindungan.

    Sementara itu, Pimpinan Otoritas Jasa Keuangan Propinsi Nusa Tenggara Timur Robert Sianipar menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi acara ini dan berharap acara ini bisa dilanjutkan. Hasil survei menunjukkan kalau literasi akan mendorong inklusi, inklusi akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil survei literasi keuangan tahun 2019, angka literasinya masih diangka 38 persen, artinya dari 100 orang, jika ditanya tahu tidak lembaga jasa keuangan, produk jasa keuangan hanya empat orang. Namun yang sudah inklusi ada 76 dari 100 orang artinya banyak yang belum tahu manfaat tapi sudah menggunakan produknya. “Untuk asuransi justru terbalik, lebih tinggi literasi dibanding inklusi angka literasinya 19 persen, inklusi 13 persen. Jadi banyak yang sudah tahu produk dan manfaat tapi belum menggunakan atau membeli proteksinya. Tentu ini PR (pekerjaan rumah) bagi kita semua, bagaimana lebih mengenalkan produk dan manfaat dari asuransi, ” jelas Robert Sianipar.

    Gelaran literasi keuangan Asuransi Sinar Mas kali ini juga lebih istimewa karena terdapat sesi ‘Direksi Mengajar Asuransi’. Dua Direktur Asuransi Sinar Mas yaitu Martin P Lalamentik dan Dumasi MM Samosir turun langsung memberikan sharingmengenai asuransi. “Pelajar menjadi salah satu sasaran peserta literasi keuangan Asuransi Sinar Mas. Kami berharap dengan memberikan edukasi keuangan sejak dini, siswa dapat mengenal perencanaan keuangan dan cara mengelola keuangan seperti menabung dan memiliki proteksi asuransi,” jelas Direktur Asuransi Sinar Mas Dumasi MM Samosir.

    Edukasi dilakukan dengan metode story tellingatau bercerita mengenai asuransi untuk siswa SD serta presentasi asuransi dengan gimmick puisi untuk siswa SMP dan SMA. Selain edukasi, ASM juga memperkenalkan asuransi mikro yang dapat digunakan untuk proteksi keuangan dari resiko yang tidak terduga. Wiek