AXA Mandiri Bukukan Pertumbuhan Premi 11 Persen

   PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) mencatatkan pertumbuhan angka yang signifikan di 2019. Total pendapatan meningkat hingga 44 persen, dari Rp7,4 triliun di tahun 2018 menjadi Rp10,7 triliun di tahun 2019. Peningkatan total pendapatan itu terutama disumbang oleh kenaikan pendapatan premi bruto sebesar 11 persen, dari Rp8,6 triliun di tahun 2018 menjadi Rp9,5 triliun di tahun 2019. Sedangkan pendapatan investasi bersih di tahun 2019 tercatat sebesar Rp668 miliar, meningkat signifikan dibanding tahun 2018 yang mencatatkan kerugian investasi sebesar Rp1,6 triliun. Hal ini disampaikan oleh Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G Kusuma dalam jumpa pers di Jakarta, 25 Februari 2020.

   Lebih lanjut Handojo menjelaskan bahwa kondisi keuangan AXA Mandiri yang sehat tercermin pula dari pencapaian Rasio Solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) yakni mencapai 591 persen. Angka tersebut jauh di atas batas minimum yang ditentukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu minimal 120 persen. Dia tambahkan, pencapaian kinerja positif ini merupakan bukti komitmen perusahaan dalam memberikan solusi perlindungan sesuai kebutuhan nasabah. “Kami bersyukur strategi yang kami terapkan pada tahun lalu, salah satunya adalah fokus pada solusi perlindungan jiwa dan kesehatan, memberikan hasil yang positif untuk perusahaan. Dengan ini, kami semakin optimistis untuk memberikan lebih banyak manfaat proteksi kepada masyarakat dan menjadi perusahaan asuransi pilihan di Indonesia, sejalan dengan tujuan perusahaan Empower People to Live a Better Life,” ujarnya.

    Transformasi bisnis yang dilakukan AXA Mandiri menghasilkan beberapa pencapaian yang baik bagi perusahaan. Laba bersih 2019 tercatat sebesar satu triliun rupiah, meningkat enam persen dibandingkan laba bersih 2018 yang sebesar Rp946,6 miliar. Total aset pun meningkat 11 persen, dari Rp29,58 triliun di tahun 2018 menjadi Rp32,75 triliun di tahun 2019. Sementara itu, permodalan AXA Mandiri terlihat semakin kokoh dengan pertumbuhan ekuitas sebesar 28 persen, dari Rp2,27 triliun di tahun 2018 menjadi Rp2,905 triliun pada tahun 2019.

    Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan AXA Mandiri Cecil Mundisugih menjelaskan bahwa secara fundamental bisnis, perusahaan terus mengalami peningkatan. Upaya untuk menjaga kelangsungan bisnis dilakukan melalui penguatan portofolio produk solusi perlindungan jiwa dan kesehatan, pengembangan layanan kepada nasabah, termasuk layanan digital untuk memberikan manfaat perlindungan kepada berbagai segmen masyarakat. Upaya tersebut juga terlihat dari catatan total klaim dan manfaat yang dibayarkan kepada nasabah di sepanjang tahun 2019 mencapai lebih dari Rp5,3 triliun.

     Dengan demikian, AXA Mandiri telah berperan sebagai partner masyarakat dalam menyediakan perlindungan bagi diri dan keluarga yang dapat membantu kondisi keuangan saat risiko terjadi. “Perusahaan berada dalam kondisi baik dan terus bertumbuh sesuai yang diharapkan. Selain adanya perluasan pangsa pasar melalui ragam pilihan solusi perlindungan, AXA Mandiri juga terus meningkatkan sinergi dengan induk perusahaan, yaitu Bank Mandiri dan AXA Group. Kami tentunya akan menjaga momentum ini untuk terus tumbuh di masa mendatang,” jelas Cecil.

    Ditambahkan, sepanjang tahun 2019, AXA Mandiri telah meluncurkan berbagai macam solusi perlindungan, yaitu solusi perlindungan jiwa, perlindungan kesehatan, perlindungan penyakit kritis, perlindungan dana pendidikan, serta perlindungan dana hari tua melalui Asuransi Mandiri Perlindungan Sejahtera dan Asuransi Mandiri Perlindungan Sejahtera Syariah. AXA Mandiri juga menawarkan pilihan proteksi lain untuk melengkapi solusi perlindungan penyakit kritis dengan produk Asuransi Mandiri Proteksi Kanker Dini yang memberikan manfaat perlindungan kesehatan kepada nasabah jika didiagnosa mengidap penyakit kanker sejak stadium awal.

    AXA Mandiri juga melakukan investasi pengembangan digital secara end to end, mulai dari kegiatan karyawan back office, hingga layanan kepada nasabah. Melalui serangkaian inovasi ini, baik solusi perlindungan maupun layanan, perusahaan ingin memastikan tidak hanya hadir untuk memperkuat bisnis, tetapi juga berkontribusi terhadap perekonomian dengan memberikan manfaat asuransi kepada masyarakat.

    Handojo menambahkan, AXA Mandiri secara berkesinambungan memberikan literasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai gaya hidup sehat dan pentingnya memiliki asuransi sebagai proteksi, melalui berbagai macam kegiatan. Salah satunya adalah dengan senantiasa terlibat aktif dalam aktivitas olahraga, seperti menjadi official partner Tim Indonesia di ajang Pesta Olahraga Terbesar di Asia 2018 dan sebagai bagian dari AXA Group menjadi official principal partner Liverpool FC. Sementara tahun ini, AXA Mandiri berencana untuk terlibat aktif dan berkontribusi terhadap pelaksanaan Sustainable Development Growth (SDG) melalui berbagai kegiatan kampanye kesehatan dan literasi keuangan kepada berbagai segmen masyarakat, seperti SME, wanita, ibu rumah tangga, dan lain-lain.

     Menurut Presdir AXA Mandiri ini, kepedulian perseroan terhadap gaya hidup sehat tersebut, juga diwujudkan dalam kampanye #KnowYouCan #YakinKitaBisa. Melalui kampanye ini, AXA Mandiri mendorong masyarakat untuk punya keyakinan bahwa kita bisa memiliki kualitas hidup yang lebih baik, melalui gaya hidup sehat dan proteksi yang tepat. “Dengan penetrasi yang masih rendah dan peluang pasar yang masih terbuka lebar, menjadi momentum yang baik bagi AXA Mandiri untuk terus bertumbuh. Tentunya hal ini dapat dicapai melalui inovasi dan pendekatan-pendekatan yang tepat kepada masyarakat,” tutur Handojo. Edi