BI Turunkan Suku Bunga Acuan

       Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 17-18 Juni 2020, dalam video conference yang ditayangkan di youtube channel BI, 18 Juni 2020. BI memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps (basis points) menjadi 4,25 persen, suku bunga Deposit Facility diturunkan sebesar 25 bps menjadi 3,50 persen, dan suku bunga Lending Facility diturunkan sebesar 25 bps menjadi 5,00 persen. Menurut Gubernur BI, keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga stabilitas perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi di era Covid-19. Ke depan, Bank Indonesia tetap melihat ruang penurunan suku bunga seiring rendahnya tekanan inflasi, terjaganya stabilitas eksternal, dan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi. Kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah dan pelonggaran likuiditas (quantitative easing) akan terus dilanjutkan. Bank Indonesia juga memutuskan untuk memberikan jasa giro kepada bank yang memenuhi kewajiban GWM dalam rupiah baik secara harian dan rata-rata sebesar 1,5 persen per tahun dengan bagian yang diperhitungkan untuk mendapat jasa giro sebesar tiga persen dari dana pihak ketiga (DPK), efektif berlaku 1 Agustus 2020.