Kick Off Tahun 2020, Intra Asia Gelar Agent Gathering

    PT Asuransi Intra Asia (Intra Asia) menggelar acara Agent Gathering 2020 pada tanggal 30 Januari 2020 di Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta. Dengan mempersembahkan tari Barongsai dan beberapa tarian nusantara lainnya, acara ini dirangkai dengan pemberian award dan penghargaan kepada agent yang berprestasi dalam produksi tahun 2019. Acara rutin tahunan yang digelar untuk keempat kalinya ini, dihadiri oleh ratusan mitra perusahaan ini merupakan bentuk apresiasi Intra Asia bagi ratusan tenaga pemasarnya.

     Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama PT Asuransi Intra Asia Liana Ali mengungkapkan rasa bangga dan terimakasihnya kepada para agen yang  telah memberikan kontribusi terbaiknya pada periode tahun lalu. Menutup tahun 2019, perusahaan mencatatkan premi sebesar Rp150 miliar dari sektor keagenan, atau lebih dari 40 persen dari total premi yang diperoleh. Wanita yang biasa dipanggil Xia xia tersebut mengatakan bahwa gathering tahun ini sengaja mengambil tema ‘Beat the Chalengges, Be the Winner’ karena tantangan dalam bisnis asuransi masih akan terus berlanjut. Dan tantangan itu harus menjadi motivasi yang harus berhasil ditaklukan oleh para agen.

   Xia xia ini menyampaikan bahwa perusahaan akan terus meningkatkan chanel distribusi, khususnya dari sektor keagenan. Saat ini, katanya, Intra Asia memiliki sekitar 320 orang agen yang terus dibina dan dikembangkan skill-nya dalam memasarkan produk-produk asuransi. Dia mengaku bahwa jika dilihat dari potensi asuransi umum yang ada, jumlah agen Intra Asia memang masih belum cukup. Namun dirinya berpendapat bahwa skill dan profesionalisme para agen lebih utama dari jumlah agen itu sendiri secara personal.

    “Saya itu lebih mengutamakan kualitas ketimbang kuantitas. Buat apa kita punya tenaga pemasar banyak-banyak tapi tidak memberikan kontribusi yang kita inginkan. Tentu saja kita tetap optimistis dengan apa yang sudah kita jalankan selama ini. Oleh karena itu kita mengajak para agen ini untuk bersama kita hadapi tantangan-tantangan di tahun ini. Termasuk dengan tantangan aturan kepatuhan dari regulasi juga agar industri asuransi ini lebih terkontrol lagi. Baru-baru ini kami juga telah mengangkat seorang direktur kepatuhan sebagaimana yang disyaratkan. Dengan empat direksi ini, kami yakin perusahaan akan semakin kuat,” ungkap Xia xia pada Media Asuransi di sela acara.

  Dilihat dari kinerja perusahaan, dalam beberapa tahun terakhir, Intra Asia mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Pada tahun 2016 perusahaan mencatatkan perolehan preminya sebesar Rp109 miliar, dan pada tahun 2017 berhasil naik menjadi Rp160 miliar, menutup tahun 2018 tercatat menjadi Rp240 miliar. Dan di tahun 2019 sekitar Rp331 miliar, dan di tahun 2020 ini ditargetkan lebih dari Rp400 miliar.

     Xia xia mengatakan bahwa hasil yang diperoleh tersebut merupakan bentuk dari tim kerja yang solid, kemauan, dan kerja keras yang selalu digalakkan dalam internal perusahaan. Dengan visi misi perusahaan yang dikembangkan perusahaan beberapa tahun belakangan ini, Intra Asia terus berbenah dan melakukan perbaikan-perbaikan kinerja. “Awal saya bergabung di sini, awal tahun 2015. Dengan semangat tim yang baru, kami terus meningkatkan progress. Saya tidak bilang signifikan, namun kami belum merasa puas dengan perolehan yang ada. Paling tidak kita sudah mengarah ke sana. Chanel distribusi kita cukup variatif, baik dari broker, agen, maupun direct. Tapi memang dalam beberapa tahun terakhir ini pertumbuhan kita cukup banyak dari sektor agency,” jelasnya.

    Soal tantangan era digitalisasi, Xia xia mengungkapkan bahwa Intra Asia juga telah bersiap dalam menghadapi perkembangan teknologi. Para tenaga pemasarnya juga dibekali dengan kemampuan digital sebagai salah satu senjatanya dalam memasarkan produk asuransi. “Sektor agen ini akan terus diperkuat. Perusahaan ingin jalur keagenan ini terus berkembang. Namun begitu, dalam pembinaannya tetap dengan prudent. Apalagi dalam mengahadapi era milenial saat ini. Semua telah bergeser pada teknologi digital, termasuk dalam memasarkan produk asuransi. Ini juga sekaligus menjadi cara efektif dalam meningkatkan jalur agency. Karena mereka itu langsung berinteraksi dengan klien. Makanya dari beberapa tahun lalu, hingga saat ini, kami terus menfasilitasi para agen ini dengan kemampuan digitalisasi. Penetrasi asuransi ini sudah mulai merambah ke sana. Begitu juga dengan pelayanan-pelayanan di internal. Itu memang sistem-sistem yang harus kita persiapkan sejak dini,” tandas Xia xia. Fir