Pengaduan dari Masyarakat yang Diterima OJK Meningkat

            Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat lonjakan pengaduan dari masyarakat pasca keluarnya POJK No.11/POJK.03/2020 yang menjadi dasar bank dan multifinance melakukan restrukturisasi kredit dan pembiayaan. Menurut Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen (EPK) OJK Tirta Segara, dari empat layanan pengaduan OJK yakni WhatsApp (WA), telepon, email, dan surat menyurat, tercatat hampir semuanya mengalami kenaikan tiap bulan terkait pertanyaan soal restrukturisasi akibat pandemi Covid-19. “Namun hanya surat menyurat yang mengalami hambatan seiring pemberlakuan work from home,” katanya dalam silaturahmi virtual dengan wartawan di Jakarta, 4 Juni 2020.

            Tirta menyebutkan, pengaduan yang masuk lewat telepon naik sekitar dua kali lipat dari biasanya.  Namun pengaduan melalui WA melonjak 35-40 kali dari biasanya, yakni dari sekitar 300 WA tiap hari  yang masuk, selama periode Maret hingga Mei ada 11.000 WA yang masuk tiap harinya. “Jadi, banyak konsumen yang harus sabar untuk dilayani. Meskipun untuk pelayanan basic dibantu oleh robot. Kalau untuk email naik 3-4 kali yang masuk dari biasanya 250-300, sekarang 900 email,” jelasnya. Edi