Dorong Penyaluran KPR di Masa Pandemi Bank Selenggarakan Pameran Properti Virtual

Kelincahan (agility) menyesuaikan kondisi, sering kali menjadi kunci sukses perusahaan dalam menghadapi perubahan. Termasuk di kala pandemi Covid-19 ini, perusahaan harus kreatif dalam menyiasati berbagai kondisi yang tidak wajar. Hal itulah yang dilakukan beberapa bank di Tanah Air, dengan meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi untuk
tetap dapat ‘menyapa’ nasabah.

Dalam beberapa bulan terakhir, aneka kegiatan virtual dengan memanfaatkan teknologi digital telah digelar. Mulai dari acara gathering nasabah yang biasanya dilakukan dalam acara yang megah dan mewah, kini diganti dengan webinar. Aneka promo dan penjualan dilakukan melalui sarana online. Bahkan pameran pun kini dilakukan secara virtual, termasuk pameran perumahan yang biasanya dijadikan upaya untuk mendongkrak KPR (kredit pemilikan rumah).

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Jahja Setiaatmadja dalam sebuah webinar mengatakan bahwa pandemi Covid-19 telah mengu bah perilaku masyarakat. Saat ini sebagian besar memanfaatkan teknologi digital untuk memenuhi kebutuhannya. Akibatnya perbankan pun harus melakukan penyesuaian.

Bahkan dalam membeli rumah, mengingat anjuran untuk tetap tinggal di rumah dan physical distancing selama pandemi ini, banyak yang memanfaatkan website atau portal penawaran rumah secara online. “Sekarang orang yang ingin membeli rumah, mencari melalui online. Jika sudah merasa cocok, modelnya, lokasinya, dan harganya, baru mereka datang ke lokasi untuk melihat langsung. Nah, bank harus memperhatikan hal seperti ini,” kata Jahja.

Perubahan perilaku konsumen se perti ini, lantas disikapi beberapa bank. Jika biasanya menggelar pameran perumahan secara besar besaran, bahkan di beberapa kota, dengan menggandeng para pengembang yang menjadi mitranya, kini bank menggelar pameran perumahan secara virtual.

Hal itu dilakukan oleh BCA yang berencana menggelar ekspo virtual rumah serta promosi Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Direktur Keuangan BCA, Vera Eve Lim dalam public expose secara virtual pada 28 Agustus 2020 menyampaikan virtual expo perumahan akan diselenggarakan sekitar tanggal 8–10 September.

Menurut Vera, biasanya BCA melakukan pergelaran tersebut secara langsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan. “Berbeda dengan tahuntahun sebelumnya, penyelenggaraan promosi rumah dan KPR tahun ini terpaksa dilakukan secara virtual. Hal ini dilakukan untuk menghindari ada nya kerumunan yang menyebabkan kemungkinan penyebaran wabah Covid-19,” katanya.

KPR BCA OnlinExpo merupakan gelaran yang mempertemukan nasabah dan masyarakat umum dengan lebih dari 200 perumahan dan apartemen, serta property agent secara online. Berbagai promo menarik juga hanya akan dapat diperoleh pada KPR BCA OnlinExpo. Melalui KPR BCA, nasabah akan mendapatkan suku bunga spesial sebesar 5,88 persen selama fixed tiga tahun yang sangat menarik.

Vera menambahkan, di era new normal ini, berbagai kegiatan lebih banyak dilakukan secara online atau virtual. Begitu juga dengan agenda atau event pameran properti, yang mulai dilakukan melalui dalam jaringan (daring) agar informasi tetap sampai ke tengah masyarakat. “Tujuan dari virtual expo yang dilakukan BCA adalah untuk memenuhi keinginan atas kebutuhan hunian,” jelasnya.

Langkah serupa juga dilakukan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dengan menyiapkan berbagai program yang cocok bagi semua kelompok masyarakat, termasuk kaum milenial. Salah satu terbosan terbaru dari BNI adalah penyelenggaraan BNI Griya Expo Online. “Prosesnya dibuat senyaman mungkin tanpa mengesampingkan tata kelola yang baik. Kami ajak agar kaum muda berani mengambil keputusan untuk masa depan mereka dalam hal pemilikan hunian,” kata Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies, saat berbincang secara virtual dengan wartawan, akhir Juli 2020.

BNI secara khusus memberi perhatian pada generasi milenial yang ingin memiliki properti. “Karena milenial antara lain berciri maunya cepat, mudah, dan tidak terlalu mahal, itulah mengapa BNI melakukan banyak terobosan untuk memberikan lebih banyak peluang bagi milenial mendapatkan hunian yang diinginkannya,” tambahnya.

Menurut Corina, selain ingin memudahkan para pencari rumah impian, semua upaya yang dilakukan BNI dalam menyalurkan KPR dan mengajak masyarakat untuk membeli properti itu merupakan langkahlangkah untuk membantu perekonomian Indonesia agar terus bergerak. “Karena jika sektor properti bergerak, maka ada banyak sektor ikutan lainnya yang terbantu,” ujarnya.

Corina menjelaskan, saat ini sudah ada 900 developer yang menjadi mitra BNI. Mereka merupakan developer pilihan dan kredibel karena sudah melalui proses seleksi untuk menjadi mitra BNI.

Ada banyak pilihan proyek hunian yang dapat dilihat dalam BNI Griya Expo Online. Pameran Properti secara online ini diselenggarakan bekerjasama dengan rumah.com dan mengikutsertakan 158 proyek properti dari 59 developer mitra BNI yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dalam expo ini, BNI juga memberikan aneka penawaran mearik. Caranya mudah, cukup hanya dengan mengakses www.bnigriyaexpo.com dan dapatkan penawaran menarik berupa cicilan ringan dengan opsi “Bayar Bunga Saja Hingga 2 Tahun”, suku bunga khusus mulai 1 persen pa (per annum/per tahun) efektif fixed satu tahun, diskon provisi hingga 74 persen. Selain itu juga ada berbagai hadiah undian menarik bagi visitor bnigriyaexpo.com, memilih dan membeli rumah dari gadget, instan approval, hingga pengajuan kredit melalui aplikasi e-form.

Corina menegaskan bahwa pihaknya menawarkan bunga ringan dan proses yang mudah dalam gelaran expo ini. “Syaratnya pun sederhana, pilih rumahnya, lengkapi datanya, akan langsung diproses. Itu paling penting dan kami siapkan dalam BNI Griya Expo Online. Milenial yang punya penghasilan Rp2 juta per bulan, sudah dapat memilih rumah di sini,”
ujarnya.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sebagai pemain terbesar di segmen KPR, juga tak mau kalah. BTN menggelar pameran virtual Indonesia Properti Virtual Expo 2020 pada 22 Agustus hingga 30 September 2020 dengan target dua juta pengunjung dari kalangan milenial. Virtual property expo ini dapat diakses di ipex.btnproperti.co.id.

“Kalau sebelumnya kita pameran offline di Jakarta Convention Center, kali ini diselenggarakan online untuk menghindari kerumunan,” kata Vice President Non-Subsidized Mortgage and Consumer Lending Division BTN, Suryanti Agustinar dalam jumpa pers secara virtual, 19 Agustus
2020.

Suryanti mengharapkan kegiatan ini dapat kembali menggairahkan sektor properti terutama subsektor perumahan, rumah tapak, dan apartemen. Dia mengatakan hunian yang nyaman saat ini menjadi incaran milenial, usia 21 tahun-35 tahun, terkait dengan kebijakan pemerintah yang mengharuskan bekerja dari rumah selama pandemi Covid-19 ini. “Untuk menyasar pasar milenial, kami sudah menyiapkan KPR atau KPA dengan bunga 4,17 persen, uang muka hanya 1 persen, serta masa angsuran sampai 30 tahun,” ujarnya.

Lebih lanjut dia jelaskan, dalam pameran ini BTN menghadirkan rumah-rumah bersubsidi dengan harga terjangkau, selain juga ruko, rukan, dan kios. Dia memperkirakan 5 persen dari pengunjung akan melaksanakan akad atau tanda jadi. “Harga properti yang dipamerkan beragam, mulai dari subsidi Rp150 juta sampai di atas Rp1 miliar,” ujar Suryanti.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama BTN Pahala Mansury mengatakan bahwa Indonesia Property Virtual Expo akan diikuti 75 pengembang rumah nonsubsidi dan 100 pengembang hunian bersubsidi. Mereka akan memberikan harga khusus. “Para developer kita akan memberikan harga khusus. Jadi bukan hanya bunganya saja yang khusus tapi harga propertinya juga khusus,” katanya.

Selain itu ada beberapa tawaran lain bagi yang berminat membeli rumah melalui pameran virtual tersebut. “Banyak gimmick lainnya seperti misalnya bebas biaya admin, biaya-biaya appraisal juga bebas, diskon untuk asuransi jiwanya. Jadi ada beberapa manfaat,” jelas Pahala.

Guna mendorong laju penyaluran KPR Subsidi, BTN juga merilis fitur baru untuk KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan atau BP2BT yaitu fitur Graduated Payment Mortgage (GPM). Selain KPR Subsidi, BTN juga memiliki produk KPR Platinum dengan suku bunga promo sebesar 8,88 persen dengan masa fixed 2-3 tahun.

Untuk GPM, ada fitur suku bunga kredit yang diberikan fixed sebesar 10 persen selama 3 tahun dan suku bunga selanjutnya akan mengambang atau floating dengan tetap memperhatikan atas tertinggi yang ditetapkan pemerintah. Program ini juga menawarkan uang muka atau down payment (DP) mulai dari 1 persen dari harga jual rumah. Calon nasabah juga bisa mendapatkan bantuan uang muka sebesar 45 persen dari harga rumah atau maksimal Rp40 juta.

Aneka program, baik dengan menggelar pameran perumahan secara virtul maupun menawarkan program khusus, merupakan upaya bank untuk tetap mendongkrak penyaluran kredit. Jika sukses, programprogram tersebut akan berdampak besar dalam mempertahankan penyaluran kredit tetap tumbuh di tahun ini, walau perekonomian secara keseluruhan masih terdampak pandemi Covid-19. S. Edi Santosa