Peringati HUT Ke-27 APARI Gelar Wisuda Virtual di Tengah Pandemi

Bersamaan dengan memperingati hari jadi ke-27, Asosiasi Ahli Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APARI) mengadakan acara wisuda Ahli Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APAI) dan Certified Indonesian Insurance and Reinsurance Brokers (CIIB), sekaligus pembekalan kepada para wisudawan. Acara wisuda tahun ini mengusung tema ‘Imagine Believe Achieve’ yang digelar secara virtual, 24 September 2020. Kali ini APARI mewisuda sebanyak 34 orang dari 99 peserta pendidikan APAI, serta sebanyak 42 dari 57 peserta pendidikan tingkat CIIB.

Tampil sebagai guest speaker pada acara ini, Pendiri dan Inisiator Gerakan Penciptaan Lapangan Kerja Berbasis Ok Oce, Sandiaga Salahudin Uno, yang mengajak para anggota APARI untuk terus bergerak maju, berkembang, dan berkarya meskipun dalam situasi pandemi. “Kondisi ini telah mengubah cara kerja dan pola pikir kita semua untuk mendapatkan peluang dan kesempatan bisnis yang lebih baik. Untuk itu saya mengajak para anggota APARI untuk lebih kreatif dan inovatif, serta selalu menjalankan profesi dengan jujur, profesional dan berintegritas agar dapat
memberikan mafaat untuk bangsa dan negara,” ungkap Sandi.

Ketua APARI Bambang Suseno mengatakan bahwa acara wisuda ini merupakan kali pertama bagi APARI yang dilaksanakan secara daring. Selain wisuda, lanjut Bambang, acara ini merupakan rangkaian tasyakuran
ulang tahun APARI yang ke-27, artinya selama itu pula asosiasi telah menunjukkan dedikasinya untuk mengupayakan sumber daya pialang asuransi dan reasuransi yang berkualitas, sekalipun dalam perjalanannya
juga mengalami pasang surut.

Bambang menjelaskan, tugas utama APARI adalah mencetak para ahli pialang asuransi dan reasuransi melalui program-program pendidikan dan pelatihan sertifikasi yang dilaksanakan. “Oleh karena itu, kami bertekad akan terus melaksanakan amanah ini untuk memanuhi ketentuan OJK yang tertuang dalam POJK No 68 tahun 2016 tentang perasuransian,” ungkapnya saat memberikan sambutan.

Bambang menjelaskan dalam empat tahun terakhir, telah melaksanakan program pendidikan untuk tingkat Ajun atau AAPAI sebanyak sembilan kali, untuk tingkat Ahli atau APAI sebanyak tujuh kali dan untuk CIIB sebanyak delapan kali. Saat ini, lanjutnya, pendidikan APARI telah diakui sebagai salah satu yang terbaik di Asia dan di tahun 2019 berhasil menjadi finalis tiga besar di Asia Insurance Industri Award. Mudah-mudahan tahun ini kembali menjadi finalis yang hasilnya akan diumumkan bulan November nanti.

Dengan wisuda ini, total jumlah anggota APARI menjadi 1.194 anggota terdiri dari CIIB sebanyak 832 orang, dan APAI berjumlah 362 orang. Secara teknis, lanjut Bambang, ahli-ahli yang mengikuti prosesi wisuda telah memenuhi kebutuhan dari industri pialang asuransi dan pialang asuransi yang berjumlah 203 perusahaan. “Padahal target di awal kepengurusan tahun 2016, tahun ini berjumlah 1000 orang saja. Artinya, saat ini sudah melebihi sekitar 20 persen dari target.  Dan saat ini juga tengah berlangsung pendidikan AAPAI angkatan XXVII yang diikuti oleh 191 orang, dan pendidikan CIIB angkatan XIX yang diikuti oleh 55 orang,” jelasnya.

Dalam rangka HUT ke-27, sebelumnya APARI juga telah menggelar sesi special podcast dengan mengambil tema ‘Adaptasi Kebiasaan Baru di Masa Pandemi’. Di antaranya membahas terkait transformasi sistem pengembangan SDM, peran insurtech dalam membantu pemulihan ekonomi nasional, serta kontribusi industri pialang untuk pemulihan ekonomi. “Selain wisuda dan special podcast, dalam rangkaian ulang tahun ini, beberapa hari lalu kita juga telah menjalankan program story APARI yang mengangkat profil-profil serta cerita seputar anggota. Mudah-mudahan dengan program tersebut kita semakin mengenal lagi para anggota,” jelas Bambang.

Sementara itu, Direktur Jasa Penunjang Industri Keuangan Non Bank-OJK Tattys Miranti Hedyana menyampaikan apresiasi kepada pengurus APARI atas komitmennya dalam memenuhi kapasitas keahlian di keanggotaan APARI yang tetap menjalankan program pendidikan walaupun saat kondisi pandemi. Program pendidikan ini, turut menyukseskan implementasi kibijakan OJK dalam rangka meningkatkan kualifikasi SDM di industri pialang asuransi dan reasuransi. “Kami berharap kepada para wisudawan dapat menunjukkan kerja profesional dengan mengacu kepada etika profesi di industri pialang asuransi dan reasuransi, serta bertanggung jawab dan mampu bertahan di tengah masa pandemi saat ini,” ungkap Tattys dalam sambutan secara virtual, di sela acara wisuda. B. Firman