Amanda Stanley Soripada: Industri yang Dinamis Selalu Ada Hal Baru

    Ditinggal oleh sosok ayah, membuat Amanda Stanley Soripada harus langsung bekerja selepas SMA pada tahun 1980. Saat ini dirinya berprofesi sebagai Technical Advisor di PT Cakrabuana Insurance Broker, setelah puluhan tahun berkiprah di industri pialang asuransi. Di asosiasi, pria kelahiran Jakarta 58 tahun ini juga aktif sebagai Ketua Departemen Organisasi, Sosial, Humas, dan Promosi APPARINDO periode 2016-2019. Dalam kepengurusan APPARINDO 2019-2022, ia didapuk sebagai Wakil Sekretaris Jenderal. Stanley memulai perjalanan karier di industri perasuransian dengan bekerja di kantor konsultan asuransi, selanjutnya sempat berpindah dari satu perusahaan pialang ke perusahaan lainnya.

    Kepada Media Asuransi, dia mengisahkan untuk ke dunia pialang asuransi ini, Stanley didorong oleh sang kakak, setelah ditinggal oleh ayahanda yang dipanggil keharibaan Yang Maha Kuasa. Sosok kakak inilah yang mengenalkan industri broker asuransi, mulai dari bagaimana caranya memberikan edukasi terkait pengetahuan asuransi kepada tertanggung. Dari situ, dirinya melihat bahwa pialang asuransi memiliki peran yang sangat besar terhadap perkembangan industri ini, baik dari literasi, inklusi, maupun penetrasinya.

  Hal yang memiliki kesan tersendiri bagi Stanley adalah saat berhadapan dengan calon tertanggung yang belum mengerti sama sekali dengan asuransi, namun memiliki antusias besar untuk mengetahui terkait seluk-beluk ilmu perasuransian. Menurutnya jika ada seseorang yang betul-betul berkeinginan belajar ilmu asuransi, maka industri pialang ini merupakan tempat yang tepat. “Di industri ini akan terus mendapatkan ilmu-ilmu yang baru di setiap waktu, karena asuransi industri dinamis dan selalu ada perubahan,” tegasnya.

   Berdasar pengalamannya, Stanley menceritakan ada calon nasabah yang memiliki aset perusahaan lumayan besar namun tidak mengerti apa yang harus dilakukan untuk menghadapi kemungkinan risiko yang akan dihadapi. “Di situ kita berperan, terkait asuransi kebakaran, pencurian dan asuransi lainnya untuk mencegah kerugian yang lebih besar lagi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap aset-aset tersebut. Kita susun program asuransinya. Kepuasan yang sangat besar bagi kita adalah saat kita bisa mendampingi mereka dalam proses asuransinya, bahkan saat terjadi klaim,” ungkapnya.

    Dalam hal ini, dia selalu memposisikan diri sebagai konsultan bagi setiap nasabah. Bahwa segala urusan asuransi serahkan kepada dirinya, mulai dari awal hingga akhir polis. Ini diterapkan olehnya agar para nasabah ini dapat selalu fokus pada bisnis atau bidang kegiatannya sehari-hari tanpa harus memikirkan polis asuransi. “Saya senang di industri ini. Dan tidak memiliki target untuk berhenti di industri ini. Selagi masih mampu saya akan terus lakukan,” tandas pria berdarah Belanda ini. B. Firman