Ibnu Hasyim Menjaga Profesionalisme dan Integritas

Perjalanan karier Ibnu Hasyim terbilang berjalan mulus di industri asuransi. Di usia yang relatif masih muda, dia sudah duduk dalam jajaran direksi sebuah perusahaan asuransi jiwa. Pria lulusan Universitas Indonesia jurusan Aktuaria dan Perbankan ini, menjabat sebagai Direktur PT Avrist Assurance sejak tahun 2013 hingga sekarang.
Sesuai latar belakang pendidikannya di bidang aktuaria, pria kelahiran Jakarta, Juni 1979 ini langsung melamar pekerjaan di asuransi yang memang membutuhkan tenaga aktuaris. Sebelum melabuhkan hatinya di Avrist mulai tahun 2008, Ibnu sempat menjajal kemampuannya di beberapa perusahaan asuransi jiwa nasional maupun multinasional. Bahkan, sebelum menemukan passion-nya di industri perasuransian, dia pernah menjalani karier di sebuah perusahaan konsultan multinasional selama lima tahun. “Tapi saya bersyukur pernah bekerja di sana (konsultan) karena, banyak ilmu yang bisa saya dapatkan, tak sekadar bidang aktuaria saja. Hanya saja saya merasa sepertinya dunia saya di asuransi,” ungkapnya.
Bagi Bapak empat putra-putri ini, jabatan yang dipegang saat ini merupakan amanah dan sebuah tantangan bisa dijalani dengan sebaikbaiknya. Dia pun merasa bersyukur senior- senior maupun owner-nya, sangat membimbing dan memberikan kesempatan hingga dia mencapai posisi sekarang. “Dalam bekerja kita harus terus berusaha menjaga tanggung jawab ini dengan menjaga profesionalisme dan integritas sebaikbaiknya. Serta membangun motivasi diri agar tetap optimistis dalam menghadapi berbagai tantangan,” cetus pria yang sudah bersertifikasi Fellowship of Society of Actuary Indonesia (FSAI) di tahun 2003 ini.
Ibnu melihat dalam sebuah perusahaan, keterkaitan antardepartemen harus kuat. Di asuransi tidak hanya aktuaria maupun sales yang berperan, tapi semua departemen memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing. “Ibaratnya sebuah rantai, kalau salah satu ada yang putus tentu bisa mempengaruhi yang lain. Untuk itu, semua divisi harus bisa bekerja dengan sebaikbaiknya untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan,” jelas pria yang biasanya untuk menyegarkan diri melepaskan ketegangan pekerjaan dengan melakukan olahraga joging di rumahnya. W. Widiastuti