Prospek Asuransi Syariah dan Pandemi Covid-19

    Covid-19 sebagai pandemi global berpengaruh kepada kegiatan bisnis asuransi syariah di Indonesia. Terutama sejak akhir Februari 2020 ketika pemerintah Arab Saudi menutup Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah, dua kota suci utama umat Islam. Bahkan, jamaah umroh Indonesia yang pesawatnya baru mendarat di King Abdul Aziz Airport, Jedah, tidak diperkenankan keluar airport dan terpaksa harus kembali ke tanah air. Tampaknya, pemerintah Arab Saudi tidak main-main dalam menangani pandemi Covid-19 ini.

    Menurut Ketua Umum Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) Ahmad Sya’roni, penutupan sementara Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah akhir Februari 2020, berpengaruh pada kegiatan bisnis asuransi syariah di Indonesia. Dalam suatu diskusi dengan Tim Redaksi Media Asuransi beberapa waktu lalu, ia mengungkapkan bahwa ada produk asuransi perjalanan yang khusus untuk jamaah umroh yang merupakan kerja sama AASI dengan Kementerian Agama RI. Asuransi perjalanan umroh ini merupakan suatu persyaratan umroh. Sedangkan jumlah jamaah yang melakukan umroh sekitar satu juta orang per tahunnya.

    Sementara itu, untuk asuransi jiwa syariah tampaknya juga mengalami dampak pandemi Covid-19. Produk unitlink syariah, sebagai produk andalan asuransi syariah, mengalami dampaknya. Menurut salah seorang eksekutif asuransi jiwa syariah di Jakarta, pandemi Covid-19 berpengaruh, misalnya, pada kegiatan pasar modal yang pada gilirannya berdampak pada produk unitlink. Sedangkan masalah teknis karena tidak bisa berinteraksi secara langsung, kata eksekutif tersebut, juga berpengaruh pada kegiatan bisnis asuransi jiwa syariah di perusahaan asuransi jiwa syariah yang dipimpinnya.

    Kami dalam Rapat Redaksi Media Asuransi memutuskan untuk mengangkat topik “Prospek Bisnis Asuransi Syariah Pasca Covid-19” dalam Cover Story atau Laporan Utama edisi Mei 2020.

     Dalam Cover Story edisi Mei 2020 ini ada empat tulisan yang merupakan satu kesatuan. Pertama, Perkembangan Asuransi Syariah dan Prospeknya Pasca Covid-19. Kedua, Prospek Unitlink Syariah Pasca Covid-19. Ketiga, Tantangan Bisnis Asuransi Perjalanan Akibat Covid-19. Dan keempat, eksekutif asuransi syariah bicara mengenai prospek asuransi syariah pasca Covid-19.

    Harapan kami, sajian Media Asuransi di bulan Ramadhan 1441 H. ini yang mengkaji prospek asuransi syariah pasca Covid-19 menambah informasi mengenai asuransi syariah di tanah air.

    Tidak lupa kami: Komisaris, Direksi dan Karyawan PT Media Asuransi Indonesia, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga segalanya bertambah baik. Mucharor Djalil

%d bloggers like this: