Saat Kartini Asuransi Berada di Tengah Keluarga

– Menjadi seorang ibu adalah hal terindah dan membahagiakan bagi seorang wanita. Keberadaan ibu di tengah keluarganya merupakan hal yang paling berharga, apalagi bagi seorang wanita karier, sedetikpun waktu bersama suami dan anak-anak menjadi sebuah momen yang ditunggu-tunggu.
– Bertepatan di bulan lahirnya RA Kartini ini, penulis ingin mengajak pembaca untuk mengikuti kegiatan eksekutif asuransi wanita dalam mengisi waktu senggangnya bersama keluarga.
– Adalah Chief Sales Officer (CSO) PT Asuransi Adira Dinamika Auralusia Rismadiana yang selalu senantiasa hadir bersama keluarga saat pulang dari rutinitas pekerjaannya di kantor ataupun saat liburan tiba. Tugas utama di rumah yang menjadi perhatian wanita ini adalah menemani buah hatinya selama di rumah, baik itu untuk belajar maupun untuk sekedar berkomunikasi ataupun santaisantai.
– Menurut wanita yang biasa dipanggil Ima ini, satu hal penting yang tidak boleh diabaikan dalam keluarga adalah mengajak anak-anak untuk sering berkomunikasi dari hati ke hati terkait banyak tema. Kian cepatnya perkembangan teknologi dan pergaulan saat ini menjadi sangat rentan bagi generasi muda jika tidak dilakukan pengawasan secara baik. “Ngobrol berbagai hal dengan anak, rutin saya lakukan. Berkembangnya gadget dan teknologi saat ini membutuhkan perhatian ekstra bagi orangtua demi kebaikan putera-puterinya,” ungkap Ima pada Media Asuransi beberapa waktu lalu.
– Menurut lulusan Teknologi Pertanian IPB ini, berkomunikasi dengan anak ini, tidak saja harus dilakukan dalam kondisi yang serius. Tidak harus di rumah saja saat berduaan. Adakala saat jalan-jalan pagi, atau saat traveling ke luar kota. Namun tidak dipungkiri rumah memang menjadi tempat strategis untuk membangun quality time bersama keluarga pada umumnya.
– Di kediaman wanita asal Malang, Jawa Timur ini, ia dan suami sengaja memelihara ikan Koi dalam kolam diberanda belakang rumah. Ima mengaku kalau kolam mininya itu bukanlah buatan tukang, melainkan dikerjakan sendiri bersama suami. Hal ini dia lakukan untuk menciptakan suasana lebih akrab lagi saat duduk bersama di pinggir kolam. Di tempat ini jugalah, lanjutnya, ia bersama suami sangat senang mendengar celoteh dan curhat anak-anak tentang berbagai hal
– “Kami berkumpul dalam suasana santai. Sekeluarga sangat menikmati momen-momen itu. Memberi makan ikan, menikmati suara gemercik air kolam, serta memperhatikan gerak-gerik ikan yang tengah becanda dalam air. Itu sembari bercerita dan memberikan nilai-nilai positif pada anak-anak,” ungkapnya.
– Kadang kalanya, saat di rumah, Ima yang juga suka bermain game dengan handphone ini, menjadikan hasil permainannya untuk menjadi bahan obrolan bersama anak-anak. “Itu juga dapat menjaga keharmonisan bersama anak-anak. Suasana menjadi akrab,” tambah wanita yang sudah belasan tahun bekerja di Asuransi Adira ini.
– Selain dengan berbagai akivitas rumah, untuk lebih menjaga keakraban, Ima juga memiliki rencana travelling, minimal satu tahun sekali. Tur yang dilakukan bisa keluar negeri ataupun menikmati suasana daerah lain. Bahkan baru-baru ini, dirinya bersama suami dan anak-anak mengadakan tur tahunan ke Jepang selama sebelas hari. Selain untuk menikmati keindahan dan budaya yang beragam, keluarganya juga sengaja memburu kuliner khas daerah tersebut. “Saat itu tidak pernah memikirkan pekerjaan. Bahkan untuk aktivitas telepon pun ditiadakan. Di situ kami sekeluarga mencoba berinteraksi lebih dekat lagi satu sama lain. Selain menikmati keindahan alam dan budaya, hal yang utama travelling itu adalah kuliner daerahnya. Seperti ke Jepang tempo hari, harus ke Tsukiji untuk makan sushi, satu rumah itu kita penggemar sushi semua, he… he…,” kisahnya.
– Ima merasakan pengaruh positif selepas mengadakan refresing bersama keluarga adalah ada semangat baru. Dengan begitu pula, dirinya lebih menyadari apapun rutinitas yang dilakukan dalam keseharian hanya untuk keluarga. “Jadi, apapun jenis tugas kantor tidak akan merasa terbebani karena dikerjakan demi keluarga. Semakin banyak berkomunikasi dengan anak semakin saya sadari bekerja itu memang untuk mereka” tandasnya.
– Terkait komunikasi dan interaksi bersama keluarga ini, psikolog Maria Nofaola mengatakan, berbagai penelitian menunjukkan komunikasi merupakan kunci keberhasilan sebuah keluarga. Komunikasi menjadi pondasi bagi suatu hubungan sebagai modal keharmonisan keluarga. Adanya komunikasi, lanjutnya, menunjukkan ada ketertarikan dan kebahagiaan di tengah anggota keluarga. Ini menandakan adanya cinta dan perhatian.
– Dengan menunjukkan ketertarikan ini, anggota keluarga akan merasa dibutuhkan, penting, berguna, dihargai, dan dicintai. Emosi atau suasana perasaan yang tercipta pun akan positif dan menyenangkan. “Dalam keluarga, orangtua memiliki peran penting dalam membentuk komunikasi. Orangtualah yang membentuk pola komunikasi di dalam keluarganya seperti apa. Anak-anak merupakan peniru pola perilaku orang tua mereka,” kata Maria melalui laman websitenya. B. Firman