Siasati Lomba Lari di Masa Pandemi dengan Virtual Running

Pandemi Covid-19 masih berlanjut dan belum ada yang tahu kapan akan berakhir. Wabah ini membuat semua orang harus ketat mendisiplinkan diri agar kesehatan selalu terjaga dengan mengikuti tatanan kehidupan baru. New normal telah mengubah pola pikir masyarakat yang lebih mengarah pada aktivitas virtual. Sekolah, seminar, rapat kantor, dan acara seremonial lain dilaksanakan secara virtual. Bahkan, olah raga pun menggunakan embel-embel virtual. Seperti olah raga lari yang biasa disebut dengan virtual run.

Sebelum pandemi mungkin belum banyak yang mengetahui tentang Virtual Run, padahal program olah raga lari dengan memanfaatkan teknologi digital ini sudah ada sejak tahun 2017. Virtual Run adalah sebuah metode penghitungan atau pemantauan seseorang dalam beraktivitas lari. Pada dasarnya cara ini tidak berbeda dengan program lari konvensional biasanya, tetapi dalam virtual run, pelari tak perlu datang ke lokasi acara, seperti event-event lari konvensional lainnya.

Dalam rangka mengajak masyarakat untuk tetap sehat dan bugar dalam menjalankan aktivitas di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian ini, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menggelar acara AAJI Virtual Fun Run 5K pada 27 September 2020. Virtual Run mengusung tema “Unjuk Aksi Raih Prestasi” ini kali pertama diselenggarakan oleh AAJI. Pada awalnya acara Fun Run 5K, salah satu dari serangkaian kegiatan AAJI Sportainment 2020 sejatinya digelar tanggal 15 Maret lalu. Karena datang pandemi Covid-19, dan melihat antusiasme para peserta untuk tetap melaksanakan acara tersebut, maka kegiatan Fun Run digelar dengan format virtual.

Ketua Pelaksana AAJI Virtual Run 2020, Dyah Ambarwati berharap dengan acara ini peserta tidak berkurang semangatnya untuk tetap menjalankan program kesehatan di tengah pandemi. “Para peserta yang antusias dan semangat, memberikan dorongan kepada panitia untuk bisa meneruskan kegiatan AAJI Sportainment 2020. Didukung oleh kemajuan teknologi, acara ini kita dapat memberikan semangat kepada seluruh insan asuransi jiwa untuk tetap bugar dalam kondisi pandemi serta tetap memiliki tekad untuk unjuk aksi raih prestasi,” ungkap wanita yang juga menjabat sebagai Country Head of Human Resources PT Sun Life Financial Indonesia ini kepada Media Asuransi beberapa waktu lalu.

Selain AAJI, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) juga menggelar acara yang sama mengusung tema ‘PRU25 Acteev Virtual Walk & Run – Charity for Desa Maju Prudential’ periode 8 Oktober – 1 November 2020. Melalui perhelatan ini Prudential Indonesia ingin mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebugaran sembari berdonasi. Prudential Indonesia bekerjasama dengan Habitat for Humanity, total jarak yang terkumpul akan dikonversikan dalam bentuk donasi untuk Desa Maju Prudential di Mauk, Tangerang, guna membangun 25 rumah beserta fasilitas sanitasi dan sarana air bersih.

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia Luskito Hambali menyampaikan karena digelar secara virtual, setiap orang dapat memilih waktu dan lokasi dengan fleksibel. “Seluruh partisipan diajak menyelesaikan jarak yang dipilih dan diharapkan bersama-sama merampungkan misi untuk bergerak aktif sambil berbagi sepenuh hati,” ungkap pria yang biasa dipanggil Kiki ini pada Media Asuransi

Kiki menyampaikan bahwa kondisi pandemi Covid-19 menuntut orang untuk lebih memperhatikan kesehatan, karena imun yang kuat dapat membantu melawan penyebaran virus ini. Oleh karena itu, Kiki mengajak, agar terus menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga sesuai kemampuan, selalu pastikan mendapat nutrisi yang Dyah Ambarwati seimbang, serta tidur cukup.

Dia mengaku bahwa dirinya menjadikan virtual running ini sebagai alternatif yang menarik untuk dapat tetap melanjutkan semangat berolah raga, sehingga sehat jasmani dan menjadi kesempatan untuk mengelola stres akibat segala keterbatasan berinteraksi sosial.

“Gelaran ini memberikan fleksi bilitas bagi para peserta untuk melakukan aktivitasnya, di dalam ruangan ataupun luar ruangan. Bagi saya, ajang ini dapat menjawab kebutuhan kesehatan fisik dan mental, help me to keep my self healthy, both physically and mentally. Namun kita juga harus tetap mengikuti protokol kesehatan dan keamanan dalam menjalankannya. Kelebihan ajang PRU25 Acteev ini ada lah pilihan jarak tempuh sangat memungkinkan peserta dengan latar belakang berbeda untuk ikut serta,” tandas Kiki.

Mendengar kabar perhelatan Prudential ini, Branch Manager PT Asuransi Cakrawala Proteksi Cabang Bogor, Arif Wijayanto mengungkapkan ketertarikannya mengikuti acara ini. Arif mengaku, olah raga lari bukan hal asing bagi dirinya. Namun untuk program virtual run, belum pernah dia lakoni. “Saya sering mendengar program Virtual Running, menggunakan aplikasi gawai bersama-sama dengan kelompok untuk melakukan lari bersama, tetapi dengan lokasi dan waktu yang berbeda. Ini menarik untuk dilakukan, walaupun saya belum pernah mencoba hingga saat ini, besar kemungkinan saya akan mencobanya nanti,” ungkap Arif kepada Media Asuransi belum lama ini.

Arif menjelaskan bahwa selain manfaat sehat secara fisik, olah raga lari yang dilakukan dengan baik dan teratur, akan meningkatkan kesehatan mental, meningkatkan konsentrasi, percaya diri, dan kontrol emosi lebih baik. Apalagi saat pandemi ini, membutuhkan daya tahan tubuh lebih baik. Berlari, adalah olah raga dasar yang bisa dilakukan siapa pun, dari kanak kanak sampai dewasa, sesuai kemampuan perorangan.

Saat ditanya trek favoritnya, Arif mengatakan bahwa lokasi tempat kerjanya di kota Bogor banyak jogging track yang menarik. Dia sangat menyukai daerah sekitar Kebun Raya Bogor, Lapangan Sempur, Danau Teratai di Sentul, dan masih banyak lagi.

Bagi Arif, olah raga lari ini menunjukkan perlawanan terhadap rasa malas, merasa nyaman, dan tidak mau berbuat lebih. Kehidupan ini, jelasnya, harus selalu bergerak konsisten ke depan. Jika sudah demikian maka target akan bisa dicapai dengan mudah. Karena lari ini adalah olah raga yang butuh konsistensi, bukan sekadar berlari. “Sama seperti kita dalam berkarir. Mesti fokus dengan target kita. Misalnya dalam 10 kilometer diberikan waktu satu jam, jadi harus bisa mengatur waktu. Begitu juga dengan pekerjaan, kita harus memiliki planning dalam waktu-waktu tertentu,” jelasnya.

Peminat Virtual Run lainnya adalah Surveyor Auto Claim PT Chubb General Insurance Cabang Solo, Catur Yulianto. Dia juga berminat mengikuti acara yang digelar Prudential. Catur mengaku sebelum ini dirinya telah beberapa kali ikut Virtual Run yang digelar di beberapa event, seperti Borobudur Marathon, Maybank Run, dan yang lainnya.

Untuk olah raga lari ini, sebetulnya Catur terpilih sebagai Talent Pocari Marathon yang sejatinya dihelat tanggal 29 Maret 2020 di Solo, Jawa Tengah. Namun pandemi Covid-19 menyebabkan acara tersebut dibatalkan, sehingga diganti dengan Virtual Run yang digelar bulan Agustus lalu. Catur tidak ketinggalan memberikan kontribusinya pada event tersebut.

Catur mulai rutin berolah raga ini sejak tahun 2017. Awalnya cuma iseng-iseng ikut lari bersama temanteman sekantor, pada akhirnya pria 30 tahun tersebut merasa ketagihan, bahkan mencari komunitas lain di luar tempat kerja. Alhasil, Catur akhirnya menjadi bagian komunitas Indorunners Solo dan tidak pernah absen mengikuti kegiatannya.

Alasan Catur betah dengan olah raga ini, karena bisa dilakoni kapan pun, yang penting di luar jam kerja. Bahkan sepulang kerja dirinya juga siap untuk berlari, sekalipun pada malam hari. “Untuk night run bersama komunitas. Kita mulai dari jam tujuh atau jam setengah delapan malam. Jadi untuk olah raga lari tidak mesti di waktu libur saja. Kapan saja bisa, yang penting tidak bentrok dengan jam kerja. Semenjak pandemi ini memang jadwal lari tidak se-intens dulu, dan dilakukan sendiri-sendiri. Kalaupun ada event hanya secara virtual,” ungkap pria yang telah berkarier 10 tahun di Chub General Insurance ini.

Terkait trek favoritnya, Catur mengatakan bahwa sebelum pandemi, dirinya rutin berlari di sekitar Stadion Manahan atau di sekitar Sriwedari Solo. Namun semenjak pandemi, hobinya ini dilakoni di sekitar kediamannya saja, di Boyolali. “Dengan bergabung bersama komunitas runners, kita bisa memiliki banyak teman, banyak relasi, pengalaman menjadi bertambah. Apalagi saat ini sudah mulai banyak juga digelar Charity Run. Jadi, bukan saja sekadar untuk kesehatan dan silaturahim, tapi juga untuk beramal. Cuma sejak pandemi ini belum bisa diulang kembali momen-momen itu,” ujarnya. B. Firman