JP Mendulang Premi Dari Obyek Wisata di Tanah Air

Saat ini hampir setiap daerah di tanah air memiliki tempat wisata atau tempat rekreasi yang dikunjungi wisatawan lokal maupun asing. Tingkat kebutuhan masyarakat terhadap wisata kian tinggi, dari tahun ke tahun. Menteri Pariwisata Arief Yahya pernah mengungkapkan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara ke tanah air sejak awal tahun hingga Mei 2016, mencapai 915.206 atau naik 7,37 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2015. Sementara angka wisatawan nusantara mencapai 255 juta perjalanan di tahun 2015.
Ini tentu dapat menjadi potensi bisnis bagi perusahaan asuransi dengan memberikan proteksi kepada para pengunjung maupun tempat wisatanya. Hal ini yang telah dilakukan oleh anak usaha PT Asuransi Jasa Raharja (Persero) dengan memberikan perlindungan Asuransi Public Liability kepada pengunjung di sejumlah tempat wisata di tanah air. Melalui sektor bisnis ini, Asuransi Jasaraharja Putera menjadikan produk ini sebagai salah satu andalannya.
Direktur Utama PT Asuransi Jasaraharja Putera (JP) Suntoro mengatakan pihaknya menyadari bahwa area wisata atau publik merupakan lokasi yang perlu menjadi perhatian bersama untuk mencegah hal-hal yang tidak diharapkan seperti kecelakaan pengunjung yang diakibatkan oleh kelalaian ataupun kejadian yang diakibatkan faktor alam. Saat JP Mendulang Premi Dari Obyek Wisata di Tanah Air ini hampir seluruh tempat wisata dan wahana rekreasi besar di Indonesia telah mendapat perlindungan asuransi dari Jasaraharja Putera.
Dia menuturkan, asuransi sangat penting untuk melindungi pengunjung area wisata dari hal-hal yang tidak diinginkan. Pihaknya ingin memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada seluruh pengunjung tempat wisata yang ada di tanah air dengan ada proteksi asuransi. “Sebagai salah satu pemain asuransi umum, kami berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap jasa asuransi. Obyek wisata cukup riskan terjadi kecelakaan, mulai dari serangan binatang buas, jatuh hingga kecelakaan yang lain,” kata Suntoro, di sela acara gathering dengan media, 27-29 Juli 2016, di Kota Batu, Malang.
Beberapa kawasan wisata terkenal yang telah di-cover oleh perusahaan asuransi yang akan memasuki usia ke-23 ini, antara lain Museum Tsunami di Aceh, Danau Toba di Sumatera Utara, Kelok Sembilan di Sumatera Barat, Taman Safari Indonesia, Kebun Raya Bogor, Tangkuban Perahu, Junggle Land BNR, Junggle Land Sentul di Jawa Barat, Candi Prambanan dan Borobudur di Yogyakarta. “Di Jawa Timur khususnya Kota Batu, Malang, hampir seluruh obyek wisata sudah ada perlindungan asuransi yang dipercayakan kepada JP. Salah satunya kawasan wisata Jatim Park di Batu Malang ini yang menyuguhkan berbagai wisata edukasi dan hiburan. Kami telah menjalin kerja sama sejak satu tahun lalu,” tegas pria asal Ngawi ini.
Suntoro melanjutkan, biaya yang dibayarkan pengunjung relatif kecil karena dari setiap tiket yang terjual, hanya dikenakan Rp200 yang merupakan premi asuransi. “Dari premi inilah dipakai untuk memberikan santunan kepada pengunjung. Mereka yang mengalami kecelakaan hingga luka-luka ataupun meninggal akan mendapat santunan. Untuk korban meninggal mendapat santunan Rp10 juta, cacat tetap maksimal Rp10 juta, dan biaya perawatan maksimal tiga juta rupiah,” tegas dia. Untuk obyek wisata di Jawa Timur Park Group (Jatim Park), JP memberikan perlindungan kepada semua pengunjung di tempat pariwisata di Kota Batu tersebut yang di dalamnya terdapat Jatim Park 1 dan Jatim Park 2. Staf Ahli Jatim Park Group, Rio Iman Sendjojo saat menerima rombongan media dari Asuransi JP menjelaskan bahwa untuk kelompok Jatim Park, khususnya di Kota Batu, Malang, pengunjung yang sudah dilindungi asuransi, antara lain semua wahana di dalam Jatim Park I dan Jatim Park II, serta Batu Night Spectacular. “Ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kami selaku pengelola untuk memberikan kenyamanan sekaligus keamanan kepada para pengunjung,” ujar Rio.
Sekretaris Perusahaan JP Widya Marisa kepada Media Asuransi juga mengatakan bahwa JP telah menyerahkan bantuan satu mobil ambulans kepada Jatim Park Group untuk menunjang keselamatan pengunjung yang dilakukan pada Juli lalu di Malang. Ini merupakan langkah dari JP untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Selain Jatim Park, beberapa lokasi wisata juga mendapat bantuan ambulans. Diantaranya adalah Taman Safari, Taman Bodas, Bogor Raya, dan Candi Borobudur.
Rio Iman mengatakan bahwa keberadaan ambulan di Jatim Park Group dapat memberikan rasa aman yang lebih kepada pengunjung. ”Kami bisa memberikan pelayanan yang lebih baik. Tapi tetap kami terapkan zero accident di tempat ini supaya keluarga dan pengunjung yang berlibur disini (Jatim Park) merasa aman,” terang dia. W. Wdiastuti