AAJI Gandeng Benihbaik.com Salurkan Bantuan untuk Guru Terdampak Pandemi

Media Asuransi – Dalam rangka memperingati Hari Asuransi yang jatuh pada 18 Oktober,  Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengadakan serangkaian kegiatan. Salah satunya   melakukan edukasi secara virtual bagi insan asuransi jiwa dan masyarakat dalam sesi Ngobrol Asik (Ngobras)’ AAJI bersama Andy F Noya. Acara  diadakan di Jakarta, Senin, 26 Oktober 2020.

Pada kesempatan ini AAJI menyerahkan donasi secara virtual melalui BenihBaik.com, platform crowdfunding dengan nominal sebesar Rp300 juta. Penyerahan donasi dilakukan oleh Ketua Bidang Marketing AAJI Wiroyo Karsono kepada Pendiri Benihbaik.com, Andy F Noya dengan disaksikan oleh Dr Samto selaku perwakilan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

AAJI Bersama Perusahaan Asuransi Jiwa & Reasuransi Serahkan Donasi untuk Rumah Sakit Rujukan Covid-19

AAJI Merespons Kebijakan Countercyclical OJK Atas Dampak Covid-19

 Wiroyo Karsono mengatakan, Bulan Inklusi Keuangan dan Hari Asuransi Nasional merupakan momen penting bagi industri asuransi jiwa untuk konsisten menghadirkan program edukasi kepada masyarakat dengan tujuan meningkatkan literasi keuangan dan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan keuangan. 

Menurut Wiroyo, sebagai badan yang menaungi perusahaan asuransi jiwa dan reasuransi di Indonesia, AAJI selalu peduli terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia dan kesejahteraan para guru yang berkontribusi penting dalam kehidupan masyarakat. Melalui program Bersama Berdayakan Guru yang dikembangkan oleh Benihbaik.com, kami berharap dapat membantu para guru di Indonesia yang membutuhkan dukungan finansial akibat pandemi Covid-19. Kami berterima kasih kepada Benihbaik.com yang bermitra dengan AAJI untuk menyalurkan dana bantuan AAJI kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Wiroyo.

Andy F Noya menambahkan, pihaknya mengapresiasi kepedulian seluruh anggota AAJI dalam membantu menghadapi persoalan pendidikan akibat pandemi Covid-19 ini.  Melalui donasi ini, kami terus berupaya menggandeng lebih banyak pihak untuk terus mengambil bagian dalam mempertahankan kualitas pendidikan lewat tenaga pengajar bagi masyarakat Indonesia meski di tengah situasi yang penuh keterbatasan ini. Wiek