AAUI: CIU dan Askrindo Siap Rampungkan Pembayaran Klaim Sriwijaya Air SJ-182

Media AsuransiKecelakaan Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta – Pontianak pada 9 Januari 2021 di Kepulauan Seribu menjadikan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Indonesia. Terdapat 62 orang yang menjadi korban dan tercatat dalam manifest pesawat tersebut. Dari jumlah tersebut 40 orang dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi. Sedangkan 12 kru terdiri dari 6 kru aktif dan 6 kru ekstra.

Sebagaimana diketahui, hingga saat ini Kementerian Perhubungan mengumumkan bahwa Tim DVI RS Polri telah berhasil mengidentifikasi 59 DNA korban dan masih tersisa 3 DNA korban yang masih dalam proses identivikasi DNA Tim DVI Rumah Sakit Polri. Menhub Budi Karya Sumadi mengungkapkan, dengan terselesaikannya proses Identifikasi tersebut, sangat memungkinkan untuk segera melakukan penuntasan pembayaran atas asuransinya kepada seluruh ahli waris korban.    

Baca juga: Dua Hal yang Sulit Diklaim dalam Kecelakaan Pesawat

Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Hastanto S.M Widodo mengatakan penerbangan Sriwijaya Air SJ182 diasuransikan oleh Perusahaan Asuransi PT Citra International Underwriter (CIU Insurance) yang menutup asuransi kerangka pesawat dan tanggung jawab pihak ketiga.

Hastanto menambahkan, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) yang menutup asuransi untuk para awak cabin dan cockpit pesawat dalam bentuk personal accident termasuk peggantian biaya pengobatan serta santunan cacat dan atau kematian akibat kecelakaan tersebut.

“AAUI akan terus melakukan pendampingan lebih lanjut terkait dengan proses penanganan klaim atas jatuhnya pesawat SJ 182, saat ini CIU Insurance telah melaksanakan finalisasi dan verifikasi dokumen waris yang diharapkan selesai dalam satu minggu kedepan,” kata Hastanto dalam keterangan tertulisnya kepada Media Asuransi di Jakarta Kamis 14 Januari 2021.

Baca juga: Kegiatan Search and Rescue (SAR) Kecelakaan Pesawat Ternyata Bisa Diklaim ke Asuransi

Menurut Hastanto, proses klaim akan dilakukan secara proaktif dan komunikatif dengan Tertanggung maupun pihak-pihak lain yang terkait, begitu pula dengan Asuransi Askrindo. Kedua perusahaan asuransi menyatakan siap membayarkan kewajiban klaim kepada ahli waris dan pihak Tertanggung Maskapai Penerbangan Sriwijiya Air SJ-182.

“Dalam hal ini untuk tanggung jawab kepada ahli waris penumpang akan diselesaikan sesuai kondisi polis dan peraturan hukum Permenhub 77 Tahun 2011. Sementara itu dari media juga telah diinformasikan bahwa Asuransi Jasa Raharja telah berproses untuk menyampaikan dan membayarkan kewajiban klaim sesuai dengan sesuai peraturan hukum PMK 15 tahun 2017 sebesar Rp50 juta,” jelasnya.

Baca juga: Selain Rp1,25 Miliar, Klaim Apa Saja yang Ditanggung Asuransi?

Hastanto mengaku, AAUI telah melakukan berbagai langkah koordinasi internal dan juga dengan OJK untuk mendorong percepatan proses pembayaran klaim.

“Semoga kepada semua pihak yang terlibat dalam proses search & rescue dan investigasi pesawat Sriwijaya Air SJ-182 diberikan kekuatan dan kemudahan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Dan kami juga menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi, dan kepada seluruh keluarga penumpang dan awak pesawat penerbangan SJ 182 agar kiranya diberikan ketabahan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” pungkasnya. One

 

Leave a Reply