AIG Indonesia Dukung PJI Implementasikan Program Student Company

Media Asuransi – Prestasi Junior Indonesia (PJI) bekerjasama dengan Citibank Indonesia (Citi Indonesia), Caterpillar Indonesia, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), dan PT AIG Insurance Indonesia (AIG Indonesia), kembali mengimplementasikan Program Student Company (Perusahaan Siswa) yang melibatkan lebih dari 900 pelajar SMA/SMK dari 11 wilayah di Tanah Air. Sebagai penutup, Indonesia Student Company of the Year Competition (ISCC) 2020 digelar secara daring, Sabtu, 10 Oktober 2020 untuk memilih tim terbaik yang akan mewakili Indonesia pada kejuaraan bisnis level Asia Pasifik tahun depan.

Program Student Company berlangsung selama Januari-September 2020, program sukses melahirkan 44 bisnis baru dengan total omzet mencapai Rp272 juta. Lebih dari itu, perusahaan siswa yang telah terbentuk diharapkan dapat terus tumbuh menjadi UMKM yang solid dan berkelanjutan.

Pentingnya Manajemen Risiko bagi UMKM di Tengah Pandemi

CEO & President Director PT AIG Insurance Indonesia, Robert Logie mengutarakan bahwa pihaknya senang dapat terlibat dalam program ini. “Kami sangat bangga melihat perkembangan kemampuan kewirausahaan, inovasi dan ide bisnis para siswa-siswi tingkat SMA dan SMK ini,” katanya.

Satu hal yang sangat menonjol, menurut Rob Logie, adalah kepedulian para siswa ini terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, hal ini merupakan bekal yang utama dalam membangun bisnis yang berkelanjutan di masa depan. “Program Student Company ini merupakan bagian dari fokus kami dalam program literasi keuangan, yakni karyawan AIG Indonesia berpartisipasi secara aktif sebagai relawan serta berbagi pengalaman mereka termasuk pengetahuan manajemen risiko sebagai bagian dari literasi keuangan sehingga dapat membantu para siswa memahami lebih jauh mengenai membangun bisnis serta berorganisasi,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Bidang Peserta Didik-Direktorat SMA, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Juandanilsyah mengatakan bahwa kewirausahaan melatih para pelajar untuk berpikir kritis, serta mampu berkomunikasi dan berkolaborasi dengan baik sehingga mereka tumbuh menjadi insan-insan yang kreatif. “Kami sangat berterima kasih kepada PJI dan mitra-mitra perusahaan yang telah melanjutkan Program Student Company dan kompetisi ISCC 2020. Inisiatif ini selaras dan bersinergi dengan langkah-langkah pemerintah. Dengan demikian kewirausahaan muda Indonesia terus berkembang, bukan hanya para pelajar sekarang namun juga generasi yang akan datang,” ungkapnya.

Saat ini, Indonesia dianggap memiliki iklim kewirausahaan yang semakin positif. Global Entrepreneurship Index (GEI) 2019, riset yang mengukur kualitas dan dinamika ekosistem kewirausahaan suatu negara, memasukkan Indonesia ke daftar 10 negara dengan skor peningkatan tertinggi. Peringkat Indonesia melejit dari 94 (GEI 2018) menjadi 75 dari 137 negara, bahkan di atas India dan Filipina. Selaras dengan temuan tersebut, World Economic Forum  juga menempatkan Indonesia di posisi teratas sebagai negara di ASEAN dengan rasio tertinggi anak muda yang memiliki aspirasi menjadi pengusaha.

Menurut Chairman of the National Board Prestasi Junior Indonesia, Siddharta Moersjid, lingkungan kewirausahaan Indonesia tengah bergerak ke arah yang kian positif. Ini yang harus terus dipertahankan dan ditingkatkan, terlebih di tengah pandemi Covid-19. “Optimisme itu yang kami usung dalam melaksanakan Program Student Company tahun ini. PJI bahkan melihat bahwa program yang telah kami gagas lebih dari satu dekade lalu menjadi semakin relevan dengan kondisi sekarang. Dengan peningkatan kompetensi kewirausahaan melalui pemberdayaan pelajar, kami meyakini UMKM di Tanah Air akan tumbuh dan diperhitungkan,” ujarnya.

Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia, Puni A Anjungsari mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung program ini karena sejalan dengan kegiatan sosial kemasyarakatan Citi Indonesia yang fokus pada pemberdayaan generasi muda, utamanya dalam ranah edukasi dan literasi keuangan serta pengetahuan mengenai dasar-dasar kewirausahaan.

Hal ini sejalan dengan inisiasi unggulan global kami, yaitu, Pathways to Progress yang baru-baru ini dikukuhkan kembali oleh Citi dan Citi Foundation untuk memberikan percepatan ekonomi yang lebih baik bagi generasi muda. “Dengan investasi sebesar lebih dari IDR 500 milliar sampai dengan tahun 2023, kami berharap semakin banyak lagi generasi muda yang kurang beruntung dapat terbantu terutama dalam menghadapi situasi yang sedang sulit akibat pandemi dan sekaligus percaya bahwa pemberdayaan generasi muda adalah solusi bagi kita semua untuk mengatasi krisis sekarang ini,” katanya.

Sementara itu, Vice President Public & Government Affairs ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Azi N Alam menyampaikan bahwa kolaborasi dengan PJI melalui Program Student Company merupakan realisasi visi EMCL dalam mendorong tumbuhnya wirausahawan muda, khususnya di sekitar wilayah operasi. “Kami yakin, perwakilan pelajar dari Tuban mampu mengoptimalkan pengalaman ini menjadi bekal dan motivasi sebagai wirausahawan. Melalui program ini, kami yakin, semangat wirausaha akan menginspirasi kalangan muda lainnya. Tidak hanya di Tuban, tapi di Indonesia. Tidak hanya saat ini, tapi juga masa mendatang,” tandasnya.

Program Student Company dari PJI memberikan kesempatan kepada pelajar SMA dan SMK untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis kewirausahaan untuk mewujudkan sebuah ide bisnis. Para pelajar diberdayakan untuk memenuhi kebutuhan serta memecahkan masalah di komunitas dan lingkungan melalui usaha yang mereka dirikan dan kelola secara mandiri.

Selama periode program, relawan dari mitra PJI juga terlibat aktif dalam memberikan pendampingan untuk berbagi pengalaman dan inspirasi. Dengan demikian, para pelajar dapat mengeksplorasi secara langsung bagaimana dunia usaha yang sesungguhnya, memperoleh gambaran lebih baik tentang keterampilan masa depan yang dibutuhkan untuk sukses, dan mulai mempertimbangkan kewirausahaan sebagai pilihan karir potensial.

Tahun ini, Program Student Company sukses memberikan manfaat kepada pelajar di 44 SMA/SMK di 11 wilayah, meliputi Batam, Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Surabaya, Sidoarjo, Bojonegoro, Blora, Tuban, dan Denpasar. Dari 44 perusahaan siswa yang terbentuk, PJI menyeleksinya menjadi sembilan finalis yang berkompetisi dalam ISCC 2020; yaitu  Cosera SC (SMK Kartini Batam), Sevone SC (SMAN 71 Jakarta), Nature Piece SC (SMKN 20 Jakarta), Brico SC (SMA Muhammadiyah Cileungsi), Elecra SC (SMAN 11 Bandung), D’Eagle SC (SMA Karangturi Semarang), Rasendriya SC (SMAN 16 Surabaya), Saglova SC (SMAN 1 Tuban), dan Forca SC (SMAN 2 Denpasar). Edi