Allianz Indonesia Nobatkan Pemenang Kompetisi Stand Up Comedy Jadi Duta Anti Bullying

Media Asuransi – Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli bekerjasama dengan EDU Foundation menyelenggarakan Malam Final Kompetisi Online Lawan Bullying dengan Komedi, 9 Oktober 2020. Acara yang dikemas secara virtual ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya remaja, terkait bullying dengan cara yang menyenangkan, serta meminimalisir perilaku bullying yang marak terjadi di kalangan remaja.

Webinar Series Rangkaian Hari Pelanggan 2020 Allianz Indonesia Berbagi Tips WFH sambil Mendampingi Anak Sekolah

Dua bulan sebelum malam final diselenggarakan, ratusan peserta yang mendaftar mengikuti proses seleksi, sehingga terpilih 12 peserta terbaik yang telah melalui pembekalan psikoedukasi dan pelatihan stand-up comedy. Pembekalan psikoedukasi memiliki penekanan dalam penerapan komunikasi asertif sebagai salah satu upaya untuk mengungkapkan pendapat dengan cara yang tepat bagi siswa yang pernah terlibat dalam perilaku bullying.

Untuk pelatihan stand-up comedy, para peserta dilatih langsung oleh para komika ternama Indonesia, di antaranya Mo Sidik, Ghilbas, dan David Nurbianto. Dalam pelatihan ini seluruh mentor membuka pertemuan pertama mentoring dengan sesi perkenalan guna mengenal latar belakang setiap mentee agar keresahan yang mereka miliki murni memang keresahan yang dialami. Penerimaan diri, berdamai dengan keadaan, masa lalu, dan lain sebagainya menjadi hal yang ditekankan sebelum menyusun naskah stand-up comedy.

Pengembangan Program Allianz Uang Duka

“Pada dasarnya stand-up comedy berawal dari keresahan yang dimiliki oleh komika itu sendiri, sehingga materi-materi stand-up comedy cenderung tidak berdasar pada cerita yang lucu malah mungkin cenderung menyedihkan, tapi saat komika sudah berdamai dengan diri lalu dapat menyampaikan dan menuangkan keresahan yang dimiliki dalam materi stand-up comedy yang menarik, itu berarti komika sudah mampu menguasai diri akan keresahan tersebut. Sehingga saat malam final, ia dapat menyampaikan seluruh keresahan yang ia miliki dalam penampilan stand-up comedy-nya dengan penuh keyakinan, kepercayaan diri, dan tetunya sangat menarik,” kata Mo Sidik.

Dari 12 peserta yang maju ke babak final, terpilih sebagai juara pertama, Sisti Malika Ruslan, 17 tahun berasal dari Pinrang, Sulawesi Selatan. Untuk juara keedua, terpilih Pusaka Alang Bumi, 18 tahun yang berasal dari Magelang, Jawa Tengah. Dan untuk juara ketiga diraih oleh Indri Meylani, 17 tahun dari Cimahi, Jawa Barat.

Ketua Yayasan Allianz Peduli Ni Made Daryanti mengatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk menjalankan berbagai program CSR sesuai dengan empat pilarnya, yaitu pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kesehatan serta lingkungan, dan bencana alam, sehingga dapat memberi manfaat bagi masyarakat. Kompetisi ini, lanjut Ni Made, merupakan bentuk kepedulian Allianz terhadap pendidikan di Indonesia, yang menurut riset Programme for International Students Assessment (PISA) tahun 2018, Indonesia menempati posisi kelima dari 78 negara dengan murid terbanyak yang mengalami perundungan.

“Saya sangat bangga akan usaha dan progress yang ditelah dicapai oleh para peserta. Kami berharap, kegiatan ini akan terus memberikan manfaat, bukan hanya bagi peserta, tetapi bagi seluruh pelajar dan orang tua. Karena meminimalisir perilaku bullying, khususnya di kalangan remaja adalah tanggung jawab kita semua.” tutup Ni Made Daryanti.

Sementara itu, Executive Director EDU Foundation Zaky Zakaria mengatakan bahwa metode seperti ini terbukti ampuh dalam menurunkan tingkat depresi pada korban dan menurunkan tingkat agresi pada pelaku, sehingga dapat menyasar dan digunakan oleh kedua belah pihak. “Metode menulis asertif dibuat sedemikian rupa sehingga lebih menarik karena dituangkan dalam materi standup comedy. Pada prosesnya peserta lebih semangat dan senang menulis. Melalui komedi, harapannya kampanye bullying ini lebih menyenangkan dan tidak terkesan menggurui,” kata Zaky Zakaria. Fir

%d bloggers like this: