Anak Usaha KRAS Krakatau Bandar Samudera Bersiap IPO

Media Asuransi – Anak usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang bergerak di bidang pelabuhan yaitu PT Krakatau Bandar Samudera berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Krakatau Bandar Samudera (KBS) Akbar Djohan yang baru saja ditunjuk oleh Dirut Krakatau Steel Silmy Karim sebagai orang nomor satu di perusahaan yang 100 persen sahamnya dimiliki oleh emiten berkode saham KRAS itu.

Meski baru diangkat, pria yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) itu menyatakan bahwa anak usaha dari KRAS  tersebut akan melantai di Bursa Efek Indonesia melalui IPO.

Baca juga: MTN Jatuh Tempo Mei 2021, Peringkat Pabrik Gula Rajawali I Dipangkas

“Target-target yang ada ini, ke depan kami ingin KBS maju dan gerak cepat, Insyallah akan IPO dan masuk ke market. IPO adalah salah satu cara mengoptimalkan aset Krakatau Steel. Dari anak usaha yang berpotensi IPO seperti yang diketahui adalah salah satunya PT Krakatau Bandar Samudera,” ujar Akbar, melalui keterangan tertulisnya, Rabu 13 Januari 2021.

Akbar mengatakan, Krakatau Bandar Samudera yaitu badan usaha pelabuhan yang dimiliki 100% sahamnya oleh PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk terletak di Cigading yang biasa juga disebutkan sebagai Cigading Port berada dalam kawasan Cilegon, Provinsi Banten.

“Hari ini Krakatau Bandar Samudera merupakan aset nasional Republik Indonesia karena merupakan pelabuhan curah terbesar di Indonesia dengan memiliki infra dan suprastruktur yang terdiri dari dua terminal besar dan 17 dermaga, serta kelebihan yang dimiliki seperti kedalaman minus 21 meter. Kapasitas dari pelabuhan kami dapat melayani 25 juta ton per tahun, sehingga investasi baik itu equipment dan tidak kalah penting adalah sumber daya manusia (SDM) yang di-drive dengan teknologi yang sudah kita kembangkan,” ucapnya.

Dengan mengusung tagline ‘Smart Port and Logistic Services‘, ini menjadi suatu target dari KBS dengan kelebihan dan fasilitas infrastruktur yang dimiliki. Pihaknya akan membawa KBS ini untuk bisa bersaing tidak hanya di kancah nasional, tetapi akan dibawa ke kancah regional maupun internasional.

“Targetnya ke regional dan bahkan ke internasional selanjutnya. Modal dasar kami adalah SDM yang sudah terbukti dengan pengalaman-pengalaman kontrak kerja dan pencapaian-pencapaian yang diberikan oleh lembaga independen,” ungkapnya.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Tak Halangi Aksi IPO Saham

Ia berharap, dengan menggandeng seluruh stakeholder Provinsi Banten untuk menciptakan suatu ekosistem yang dapat memberikan dorongan kepada industri yang ada di kawasan Provinsi Banten dalam bentuk relaksasi perpajakan maupun sweetener dari pemda dan pelayanan maksimal bagi industri dan pengusaha, sehingga diharapkan dapat memberikan pertumbuhan ekonomi bagi Provinsi Banten dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). 

Untuk itu, pihaknya secara internal akan memberikan konsep nilai tambah kepada para pelanggan dan juga keyakinannya atas infrastruktur yang sudah dimiliki untuk dapat menjadi bagian daripada program pemerintah, yakni National Logistic Ecosystem yang sudah dicanangkan oleh Presiden RI.

“Untuk itu, kami akan jaga terus energi positif dan menerapkan pilar utama daripada transformasi Krakatau Steel sebagai holding, sehingga pilar progresif dan pilar kolaborasi yang dapat memperkuat Krakatau Steel dan grup khususnya KBS. Sehingga kekuatan ini seperti Gunung Krakatau, dapat mengangkat dan memberikan manfaat yang lebih baik bagi stakeholder dan pemegang saham KBS, serta masyarakat pada umumnya,” tuturnya. Aca

 

Leave a Reply