Asuransiku.id dan BRI Insurance Jalin Kerja Sama Pemasaran

Media Asuransi – Asuransiku.idplatform asuransi online yang dikelola dengan izin Pialang Asuransi (PT Artha Bina Bhayangkara), menjalin kerjasama dengan BRI Insurance untuk memasarkan produk asuransi secara online hingga pelayanan klaimnya di Jakarta, Jumat, 11 Desember 2020.

CEO Asuransiku.id, Herdi Santoso mengatakan, Asuransiku.id merupakan platform asuransi online yang merupakan layanan langsung dari sebuah pialang asuransi yang memberi berbagai kemudahan bagi tertanggung dalam membeli produk hingga pengajuan klaim.

Pemanfaatan teknologi untuk layanan Claim Panic Button 24 jam, Chatbot 24 dengan Artificial Intelligence untuk menjawab pertanyaan tertanggung seputar produk dan polis hingga layanan nyata mobil derek gendong 24 jam (khusus Jabotabek). Ini bukti nyata kami mengutamakan pelayanan prima bagi tertanggung,” kata Herdi Santoso dalam keterangan persnya.

Menurut Herdi, penjualan produk asuransi secara online merupakan suatu keharusan oleh karena tren distribusi pemasaran saat ini menuntut untuk bertransaksi secara virtual atau online. “Kerja sama dengan BRI Insuranceuntuk menjual produk asuransi kendaraan dan properti. Kedepannya kami akan perluas kerjasama untuk produk-produk asuransi lainya. Asuransiku.id akan terus berinovasi agar terus memberikan pelayanan terbaik bagi tertanggung dalam membeli produk asuransi hingga pengajuan klaimnya,” ungkapnya.

Namun, lanjut Herdi, Asuransiku.id dan BRI Insurance belum menetapkan target khusus dalam kerjasama ini, namun yang pasti kami akan memperluas dan mempermudah jangkauan masyarakat kepada produk asuransi dari BRI Insurance yang merupakan anak perusahaan dari Bank BRI,” jelasnya.

Presiden Direktur BRI Insurance, Fankar Umran menjelaskan bahwa BRI Insurance telah memiliki rencana kerja untuk masuk ke pasar digital. Sebelum kami memutuskan kerjasama dengan Asuransiku.id, kami telah melakukan survei dan pengamatan pasar digital asuransi. Asuransiku.id memiliki pangsa pasar di pasar digital, kalau tidak salah lebih dari 50 persen,” katanya.

 Fankar menambahkan, penjualan secara online merupakan keharusan, tetapi dapat juga menjadi kick back untuk perusahaan asuransi sebagai penyedia produk. “Kami harus siapkan semua lini agar pelayanan kami menjadi lebih prima. Kick back yang kami maksud adalah review-review dari pelanggan. Apabila ada layanan yang kurang baik maka review yang diberikan mejadi kick-back negatif bagi kita. Kami yakin dengan kerja sama ini akan memberi keuntungan bagi kedua belah pihak,” pungkasnya. Wiek