BCA Syariah Raih IRBA 2020

Media Asuransi – PT Bank BCA Syariah meraih penghargaan dari the Islamic Retail Banking Awards (IRBA) sebagai The Most Innovative Islamic Retail Banking Product in Indonesia 2020 untuk produk Anjak Piutang iB (iB Factory Financing). Penyerahan penghargaan dilakukan secara virtual pada 15 Desember 2020.

Dalam keterangan resmi BCA Syariah yang dikutip Media Asuransi, Kamis, 31 Desember 2020, disebutkan bahwa IRBA merupakan acara penghargaan tahunan yang mengukur performa perbankan syariah di seluruh dunia. Penghargaan yang diberikan dalam ajang ini diputuskan berdasar peringkat global bank syariah yang diselenggarakan oleh Cambridge Institute of Islamic Finance mencakup berbagai negara diantaranya dari Pakistan, Sudan, Malaysia, Bangladesh, UEA, Oman, Arab Saudi, Nigeria, Qatar, Kuwait, Bahrain, Yordania, Kenya, Afrika Selatan, Nigeria, AS, Afghanistan, Sri Lanka, dan Indonesia.

Anjak Piutang iB BCA Syariah merupakan layanan pengalihan penyelesaian piutang atau tagihan jangka pendek yang diberikan BCA Syariah, disertai dengan pemberian fasilitas pembiayaan syariah berdasarkan akad Wakalah bil Ujrah dan Qardh. Manfaat dari layanan Anjak Piutang iB diantaranya membantu untuk meningkatkan value chain dan volume transaksi perdagangan antara nasabah bisnis BCA Syariah dan pelanggannya. Plafon pembiayaan yang diberikan mulai dari Rp50 juta dengan jangka waktu maksimal 12 bulan.

BCA Raih Penghargaan Top Innovation Choice Award 2020 melalui Aplikasi Welma

Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih mengatakan bahwa tahun 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan dan ketidakpastian. “Namun demikian, BCA Syariah tetap berkomitmen untuk memberikan produk dan layanan yang terbaik bagi nasabah,” katanya.

John menambahkan, per 28 Desember 2020, pembiayaan BCA Syariah saat ini telah mencapai Rp5,5 trilun dengan kualitas pembiayaan yang tetap terjaga tercermin dari Non-Performing Financing (NPF) 0,58 persen. Dari total pembiayaan tersebut, BCA Syariah mampu mencapai target penyaluran pembiayaan UMKM sebesar 21,20 persen atau sekitar Rp1,17 triliun.

Per tanggal 10 Desember 2020 lalu, BCA Syariah telah merampungkan penggabungan dengan Bank Interim. Efektifnya penggabungan tersebut turut memberi pengaruh positif terhadap peningkatan aset perusahaan. Aset BCA Syariah per 28 Desember 2020 mencapai sebesar Rp9,3 triliun, meningkat sebesar 10,54 persen year to date (ytd).

Menurut John Kosasih, kepercayaan masyarakat dalam penempatan dana masih tetap terjaga terlihat dari meningkatnya jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tercatat sebesar Rp6,63 triliun, meningkat 6,87 persen ytd.

“Walaupun menghadapi berbagai tantangan, kami sangat bersyukur BCA Syariah mampu menjalani tahun 2020 dengan baik. Kami akan terus berupaya menjadi mitra yang terpercaya bagi nasabah serta menunjukkan pertumbuhan yang berkesinambungan,” kata John. Edi