Berhasil Rebound, IHSG Berpotensi Uji Level 5.022

Media Asuransi – Setelah berhasil rebound pada perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat, 2 Oktober 2020 diperkirakan melanjutkan penguatan dengan menguji level resistance 5.022.

Hadapi Gejolak Pasar, Mayoritas Kinerja RoboARMS Lampaui IHSG

Head of Research Equity Technical Analyst PT Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG bergerak gap up menguat setelah berhasil break out Moving Average 5 hari.

Dia menjelaskan, indikator MACD bergerak divergence dengan histogram undervalue dan crossing MACD line dan Signal line sebagai signal kuat reversal. “Sehingga secara teknikal pergerakan IHSG akan cenderung berpotensi menguat uji resistance Moving Average 20 hari sebagai konfirmasi penguatan lanjutan yang berada di kisaran 5.022. Support resistance IHSG berada di level 4.900-5.022,” jelasnya melalui riset harian yang dikutip Media Asuransi, Jumat, 2 Oktober 2020.

Menurutnya, saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya AALI, ADRO, ANTM, ASII, BBRI, BBCA, BJBR, BNGA, INDF, MEDC, RALS, TBLA, dan TINS.

Kemarin IHSG ditutup (+2,05 persen) naik sebesar 100 poin ke level 4.970,09 dengan optimisme yang terasa sejak awal sesi perdagangan. Saham-saham di sektor infrastruktur (+4,97 persen) naik signifikan disusul sektor Aneka Industri (+2,80 persen) dan Keuangan (+2,66 persen).

“Investor menilai pelemahan yang terjadi pada IHSG akhir-akhir ini telah mencapai undervalue dengan keadaan jenuh penjualan di mana sebagian besar saham-saham berkapitalisasi besar mengalami aksi jual. Meskipun data PMI manufaktur Indonesia Kembali bergerak kontraksi namun IHSG masih dapat optimis menyikapi data inflasi yang cukup terkendali,” katanya.

Saham-saham yang sebelumnya ramai dijual oleh investor hingga akhir perdagangan kali ini menjadi pemimpin pergerakan. TLKM (+7,4 persen), BBCA (+2,8 persen), BBRI (+12,6 persen), dan BMRI (+4,8 persen) naik signifikan.

Sementara itu, ekuitas Asia mayoritas ditutup libur setelah bursa Jepang mengalami gangguan teknis yang menyebabkan penutupan di awal sesi perdagangan. Indeks saham Wallstreet yang menguat diiringi Indeks Berjangka AS di tengah tanda-tanda kemajuan potensial di Washington menuju paket stimulus fiskal baru.

Adapun, sebagian Bursa Eropa Kembali ditutup bervariasi. Indeks FTSE (+0,54 persen) dan CAC40 (+0,26 persen) menguat, sedangkan indeks Eurostoxx (-0,14 persen) dan DAX (-0,22 persen) turun. Saham-saham Sektor Kesehatan memimpin penguatan karena investor menunggu data manajer pembelian dari Jerman dan negara ekonomi utama lainnya.

Selanjutnya investor akan terfokus pada data manajer pembelian pada manufaktur yang akan dirilis Kamis dari ekonomi utama Eropa termasuk Jerman dan Prancis. Klaim pengangguran awal AS dan klaim lanjutan jatuh tempo Kamis. Laporan ketenagakerjaan AS bulan September pada hari Jumat akan menjadi yang terakhir sebelum pemilihan November. ACA