BRI Syariah Resmikan Kantor Wilayah di Aceh

Media Asuransi – PT Bank BRIsyariah Tbk (BRI Syariah) meresmikan kantor wilayah di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam yang bertempat di di Jalan Cut Meutia No.17 Banda Aceh pada tanggal 14 September 2020. Peresmian kantor wilayah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan layanan dan memperluas inklusi keuangan bagi masyarakat, termasuk di wilayah Aceh, seiring potensi ekonomi dan keuangan syariah yang cukup besar di daerah tersebut.

Direktur Utama BRI Syariah Ngatari mengatakan bahwa kantor wilayah ini diharapkan akan mendukung langkah akselerasi dan perluasan layanan akses keuangan BRI Syariah bagi masyarakat Aceh. “Kanwil BRI Syariah yang kami resmikan ini berada pada lokasi yang sama dengan kanwil BRI yang merupakan induk perusahaan kami. Harapannya, kami dapat mengakselerasi dan melayani masyarakat secara luas melalui kehadiran kanwil ini,” ujarnya melaui keterangan resminya di Jakarta bersamaan dengan peresmian kanwil Aceh ini.

Peresmian kanwil BRI Syariah di Banda Aceh ini juga menjadi bagian dari sinergi colocation antara BRI Syariah dengan induk perusahaan yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dalam rangka akselerasi proses konversi bisnis BRI di Aceh.

BRI bersama BRIsyariah bersinergi dalam melakukan percepatan implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah di Bumi Serambi Mekah. Langkah tersebut sebagai tindak lanjut atas Peraturan Daerah (Perda) Aceh No 11 Tahun 2018 tentang Qanun Lembaga Keuangan Syariah, yang mewajibkan berlakunya keuangan syariah di wilayah  Aceh.

Proses pemindahan nasabah dari bank konvensional ke bank syariah sudah dilakukan oleh BRI bersama BRI Syariah sejak pertengahan tahun lalu. Sinergi BRI Syariah dengan BRI tersebut berupa colocation yang tersebar di 11 kantor cabang dan 15 KCP BRI di area Aceh.

Sinergi juga dilakukan melalui Layanan Syariah Bank Umum (LSBU) di 141 BRI unit, seluruh BRI Unit di Provinsi Aceh telah memberikan layanan syariah, baik dalam hal simpanan maupun pembiayaan. Seiring pengalihan fungsi kantor layanan menjadi syariah, maka BRI dan BRI Syariah juga akan bersinergi dalam mengalihkan jaringan e-Channel di Aceh.

Secara keseluruhan, dari sisi pembiayaan dan penghimpunan dana konversi dari BRI ke BRI Syariah yang dilakukan telah mencapai 84,4 persen. Hingga Juli 2020, BRI Syariah mencatat penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) di wilayah Aceh sebesar Rp5,8 triliun. Dari sisi pembiayaan telah terkonversi sebesar Rp9,7 triliun.

“Hadirnya kantor wilayah BRIsyariah di Banda Aceh akan semakin mempertegas komitmen kami untuk mendukung pengembangan ekonomi daerah, terutama menggerakkan sektor riil sebagai bagian mendorong pemulihan ekonomi nasional,” imbuh Ngatari. Fir

 

Leave a Reply