CIMB Niaga Finance Resmikan Logo Baru dan Luncurkan Aplikasi Mobile

  PT CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance) meresmikan penggunaan logo baru (rebranding). Inisiatif tersebut dilakukan dalam rangka transformasi bisnis dan memperluas segmentasi pembiayaan. Perubahan logo menjadi salah satu langkah perseroan untuk semakin memperkuat positioning sebagai anak perusahaan yang terus bersinergi dengan induk usaha yaitu PT Bank CIMB Niaga Tbk.

   Presiden Direktur CIMB Niaga Finance Ristiawan Suherman menyampaikan, hal ini juga untuk mengubah paradigma bahwa CIMB Niaga Finance tidak hanya fokus pada pembiayaan kendaraan roda empat, tetapi juga memperluas segmentasi pembiayaan seperti kredit investasi dan modal kerja. Mengusung value proposition ‘cepat dan simple’, kami bertekad menjadi perusahaan yang kompetitif dan tumbuh sehat di industri pembiayaan. Kami terus berinovasi sesuai aspirasi menjadi the most profitable company,” kata Ristiawan dalam Peluncuran Logo Baru dan Aplikasi CNAF Mobile di Jakarta, 9 Maret 2020.

    Sebagai implementasi dari transformasi tersebut, CIMB Niaga Finance juga meluncurkan aplikasi CNAFMobile. Aplikasi ini hadir untuk memudahkan calon debitur dalam mengajukan pembiayaan melalui smartphone. Didukung teknologi terbaru, CNAF Mobile dapat memberikan persetujuan pembiayaan secara instan dalam waktu satu menit kepada calon debitur cukup menggunakan KTP dan NPWP. “Kami berharap, tersedianya aplikasi dengan beragam fitur yang ditawarkan dapat memberikan pengalaman bertransaksi yang aman dan nyaman. Hal ini sekaligus wujud komitmen kami sebagai perusahaan pembiayaan yang mengutamakan customer experience,” ujar Ristiawan.

   Melalui CNAF Mobile, calon debitur dapat mengajukan kredit pembiayaan dengan persyaratan mudah (simple), memonitor status pengajuan aplikasi secara real time, serta memperoleh informasi produk dan program pembiayaan. Aplikasi ini juga dapat dimanfaatkan untuk merekomendasikan calon debitur kepada CIMB Niaga Finance.

    Menurutnya, CNAF mobile telah terhubung dengan data dinas kependudukan dan catatan sipil. Juga data Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) milik OJK.  Setelah itu, scoring engine yang dimiliki oleh CNAF online akan melakukan analisa untuk menentukan persetujuan tahap awal. Kemudian, bila pembiayaan membutuhkan kolateral maka nasabah harus melengkapi kolateral tersebut. “Target kita semua transaksi bisa menggunakan aplikasi tidak lagi secara tradisional. Selain cepat dan mudah, ini akan memperkecil biaya-biaya dibanding cara konvensional. Misal kertas maupun orang yang harus check iniitu,” paparnya. Wiek