Dukung Bulan Inklusi Keuangan, Asuransi Bagikan 4.000 Produk Gratis

Media Asuransi – Industri asuransi nasional terlibat aktif dalam penyelenggaraan Bulan Iklusi Keuangan (BIK) di bulan Oktober 2020 yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  Industri asuransi akan membagikan 4.000 asuransi gratis dalam pelaksanaan BIK sekaligus peringatan Hari Asuransi Nasional 2020.

DAI Adakan Kegiatan Hari Asuransi 2020

Hal ini disampaikan oleh Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara dalam konferensi pers yang dilakukan secara virtual di Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2020. BIK yang diperingati setiap bulan Oktober, pada tahun ini mengambil tema “Satukan Aksi Keuangan Inklusif untuk Indonesia Maju” yang bertujuan untuk meningkatkan layanan jasa keuangan di masyarakat.

“Dalam Bulan Inklusi Keuangan ini, dari industri asuransi akan ada pemberian 4.000 asuransi gratis. Ingat, industri asuransi kita akan merayakan peringatan Hari Asuransi Nasional pada tanggal 18 Oktober mendatang,” kata Tirta. Selain pembagian asuransi gratis, menurut Tirta, industri asuransi juga memiliki beberapa program. Ada program Micro Insurance berupa beli satu gratis satu, kemudia penjualan produk asuransi berinsentif, dan cashback hingga 2 bulan premi bagi nasabah yang membeli produk asuransi.

Tirta Segara menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Bulan Inklusi Keuangan berlangsung dari tanggal 1 Oktober hingga 3 November 2020. Pembukaan kegiatan dilakukan pada tanggal 5 Oktober 2020 ditandai dengan peluncuran Program Kejar, peluncuran buku seri literasi PAUD, dan rebranding Sikapi. Sedang penutupan kegiatan BIK dijadwalkan pada tanggal 3 November mendatang, sekalian akan diluncurkan aplikasi LOKASIKU, penyelenggaraan SimPel Award, dan SimPel Choreo Competition.

Sementara itu untuk sektor perbankan, dalam Bulan Inklusi Keuangan 2020 ini, OJK menargetkan ada 500.000 pembukaan rekening baru, dengan target dana pihak ketiga ( DPK) atau  nilai tabungan sebesar Rp4,3 triliun. Menurut Tirta Segara, hingga 12 Oktober 2020 atau 12 hari setelah BIK 2020 diadakan, setidaknya sudah 643.057 rekening baru yang dibuka. “Rekening baru ini bukan hanya milik pelajar tapi juga masyarakat,” tandasnya.

Salah satu program yang akan dilaksanakan dalam BIK 2020 adalah peluncuran satu rekening untuk satu pelajar (KEJAR), yang dilaksanakan bersama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI serta Kementerian Agama. Dalam program ini, selama satu bulan ini, akan dilakukan pembukaan rekening kolektif di sekolah-sekolah. Edi

 

%d bloggers like this: