IFG Raih Peringkat idAAA dari Pefindo

Media Asuransi  Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Holding Asuransi dan Penjaminan, Indonesia Financial Group (IFG) berhasil meraih peringkat credit rating idAAA dari lembaga pemeringkat, PEFINDO. Diraihnya peringkat idAAA di awal tahun 2021 ini merupakan cerminan kondisi kesehatan keuangan yang terbaik dan peringkat tertinggi atas kesehatan keuangan sebuah korporasi.

Sekretaris Perusahaan IFG, Oktarina Dwidya Sistha dalam keterangan tertulis yang diterima Media Asuransi mengatakan peringkat  idAAA ini menunjukkan bahwa IFG sebagai BUMN Holding Asuransi dan Penjaminan terbesar di Indonesia diakui memiliki pengelolaan keuangan yang prima dan mampu memenuhi seluruh kewajiban keuangannya secara prima di tengah krisis akibat pandemi ini, baik dari sisi keuangan maupun operasional.

“Peringkat idAAA mencerminkan dukungan yang sangat kuat dari Pemerintah, profil kredit yang sangat kuat dari anak-anak perusahaan asuransi dan penjaminan, serta likuiditas dan fleksibilitas keuangan yang kuat,” kata Oktarina, Selasa 29 Desember 2020.

IFG Life Berpotensi Jadi Perusahaan Asuransi Jiwa Terbesar di Indonesia

Menurut Oktarina, Obligator peraih idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh PEFINDO dengan merujuk pada kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya.

“Peringkat ini merupakan anugerah terbaik untuk menutup tahun 2020, kami sangat bersyukur IFG yang baru dibentuk pada bulan Maret tahun 2020 ini sudah dapat mencapai mengukir prestasi kinerja yang positif,” katanya.

Peringkat ini, lanjut Oktarina menjadi modal dan semangat baru di tahun 2021 untuk bekerja lebih keras dan menghasilkan kinerja terbaik serta mempertahankan peringkat tersebut. “Hal ini tidak terlepas dari komitmen, integritas dan kolaborasi semua pihak, khususnya Insan IFG, dalam melaksanakan strategi dan kebijakan IFG agar dapat dijalankan dengan tata kelola bisnis, keuangan dan operasional yang maksimal berlandaskan prudent dan good governance,” tambah Oktarina.

Raihan peringkat idAAA ini tidak lepas dari kinerja perseroan, dimana IFG saat ini memiliki total aset secara konsolidasi sebesar Rp76,2 triliun dengan total premi bruto mencapai Rp18 triliun juga memiliki total dana kelolaan konsolidasi holding mencapai Rp81,8 triliun.

“Di tahun 2021 IFG akan mendongkrak pertumbuhan anorganik salah satunya melalui pendirian IFG Life, perusahaan asuransi yang fokus di layanan asuransi jiwa dan kesehatan. Ke depannya IFG Life akan menerima migrasi polis asuransi dari nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) hasil restrukturisasi,” papar Oktarina.

Indonesia Financial Group (IFG) Dukung Pemulihan Ekonomi Indonesia

Sebagaimana diketahui, IFG memiliki sembilan entitas anak perusahaan yang fokus pada produk keuangan dan pasar modal, asuransi umum dan penjaminan, serta asuransi jiwa dan kesehatan. Adapun anak perusahaan IFG meliputi PT Jasa Raharja, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Graha Niaga Tata Utama, PT Bahana TCW Investment Management, PT Bahana Sekuritas, PT Bahana Artha Ventura, dan PT Bahana Kapital Investa. One