IHSG Berpotensi Menguji Level 5.007

Media Asuransi – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini, Senin, 5 Oktober 2020, diperkirakan menguat dengan menguji level resistance 5.007.

Head of Research Equity Technical Analyst PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk Lanjar Nafi mengatakan, pergerakan IHSG secara teknikal terlihat melemah yang tertahan di level support moving average 5 hari, hal tersebut memberikan signal pelemahan yang tertahan dan masih memiliki potensi lanjutan penguatan.

Berhasil Rebound, IHSG Berpotensi Uji Level 5.022

Dia menjelaskan, indikator Stochastic masih memiliki momentum positif dengan Indikator MACD yang juga memberikan signal crossing positif beriringan dengan positifnya Histogram. “Sehingga kami perkirakan secara teknikal IHSG berpeluang menguat di awal pekan dengan support resistance 4.911-5.007,” jelasnya dalam riset yang diterima Media Asuransi, Senin, 5 Oktober 2020.

Menurutnya, saham-saham yang cukup menarik secara teknikal di antaranya; INDF, PGAS, TLKM, UNVR, ANTM, ADRO, ASII, BBCA, BJBR, dan BNGA.

Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, IHSG (-0,87 persen) turun 43,36 poin ke level 4.926,73 dengan saham-saham di sektor infrastruktur (-2,25 persen) melemah signifikan. Saham-saham telekomunikasi bergerak laggard menjadi penekan IHSG, TLKM (-2,5 persen) dan EXCL (-4,5 persen) turun signifikan.

Saham-saham telekomunikasi menjadi yang terbanyak aksi outflow investor asing karena memiliki kapitalisasi yang cukup besar disaat adanya aksi rebalancing portofolio. Meskipun secara fundamental saham-saham telekomunikasi masih cukup menjanjikan di tengah era new normal saat ini yang mayoritas masyarakat memerlukan paket data untuk melakukan kegiatan. Investor asing melakukan aksi jual sebesar Rp46,50 miliar dengan nilai tukar rupiah yang turun 0,20 persen ke level Rp14.864 per US$.

Sementara itu, Bursa Asia membuka pekan dengan optimistis. Indeks Nikkei (+1,41 persen) dan TOPIX (+1,84 persen) membuka perdagangan bursa Asia dengan menguat. Penguatan ini diiringi dengan penguatan kontrak berjangka AS karena investor bereaksi terhadap kemungkinan Trump akan meninggalkan rumah sakit dan segera melanjutkan negosiasi stimulus pemulihan ekonomi.

Harga Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate naik 1,2 persen menjadi US $ 37,50 per barel setelah tenggelam 4,3 persen pada hari Jumat. Secara Sentimen IHSG berpeluang menguat di awal pekan mengiringi penguatan bursa Asia. ACA