IHSG Berpotensi Naik Lagi, Ini Rekomendasi Saham-Saham Layak Dicermati

Media Asuransi – Setelah ditutup menguat 0,83 persen pada perdagangan Rabu (12/08/2020), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini Kamis (13/08/2020) diperkirakan melanjutkan tren penguatan.

Head of Research Equity Technical Analyst PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk. (RELI) Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi melanjutkan penguatan. Menurutnya, tren positif IHSG mendekati area upper bollinger bands.

“Indikator stochastic bergerak menjenuh pada area overbought namun dari momentum masih memiliki peluang penguatan dari indikator RSI. Sehingga secara teknikal diperkirakan IHSG masih akan bergerak positif dengan support resistance 5.180-5.290,” katanya melalui riset tertulisnya.

Dia merekomendasikan saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya : ASII, BRPT, PTPP, PWON, SMGR, TLKM, TOWR, BBRI, BBNI, BMRI, dan BBTN.

Pada perdagangan kemarin, IHSG menguat 0,83 persen atau naik 43.28 poin ke level 5.233,45 dengan saham-saham sektor aneka industri (+2,31 persen) dan keuangan (+2,22 persen) kembali memimpin penguatan.

Saham-saham perbankan kompak menguat dengan BBNI (+3,97 persen), BBRI (+1,57 persen), BBTN (+2,84 persen), dan BMRI (+2,93 persen) menguat signifikan mengiringi sentimen realisasi dana PEN kepada UMKM mulai teridentifikasi.

Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp142,87 miliar dengan saham-saham perbankan menjadi top net buy value di antaranya; BBRI, BBCA, dan BBNI.

Adapun di pasar regional dan global, sentimen positif juga terlihat di mana pada perdagangan kemarin indeks Nikkei (+0,41 persen), TOPIX (+1,23 persen) dan Hang Seng (+1,42 persen) menguat sedangkan Indeks CSI300 (-0,73 persen) turun. “Ekuitas berjangka AS menguat mampu membalikkan keadaan dan memberikan serpihan optimisme kepada investor,” jelas Lanjar.

Adapun bursa Eropa dibuka bervariasi dengan pelemahan pada indeks DAX (-0,12%) dan penguatan pada indeks Eurostoxx (+0,12%) dan FTSE (+0,82) di mana saham perbankan mengimbangi penurunan saham teknologi dan properti.

Harga emas rebound setelah menemukan support di bawah US$1.900 per ounce dan imbal hasil obligasi naik secara global. Euro naik 0,1 persen menjadi US$1,1751. Pound Inggris sedikit berubah pada US$1,3052. Minyak mentah West Texas Intermediate naik 1,3% menjadi US$42,15 per barel. Minyak mentah Brent naik 1,2% menjadi US$45,04 per barel. Emas menguat 1% menjadi US$1.930,31 per ounce.

“Selanjutnya investor akan menanti data tingkat inflasi AS dan beberapa data ekonom China yang akan menjadi indikator keadaan ekonomi ditengah pandemi saat ini.” Aca