Mastercard Luncurkan Platform Pengujian CBDC

Media Asuransi – Seiring dunia berlomba-lomba untuk merangkul pembayaran digital, bank sentral juga melihat ke masa depan dan menyelidiki bagaimana mendukung inovasi sekaligus mempertahankan kebijakan moneter dan stabilitas keuangan saat mereka mengeluarkan dan mendistribusikan mata uang.

Faktanya, 80 persen bank sentral yang disurvei terlibat dalam beberapa bentuk pekerjaan Central Bank Digital Currencies (CBDC), dan sekitar 40 persen bank sentral telah berkembang dari penelitian konseptual hingga bereksperimen dengan konsep dan desain, menurut survei terbaru oleh Bank for International Settlements (BIS). 

Mastercard mengumumkan lingkungan pengujian virtual untuk bank sentral guna mengevaluasi kasus penggunaan CBDC, Rabu, 16 September 2020. Platform ini memungkinkan simulasi penerbitan, distribusi, dan pertukaran CBDC antar bank, penyedia layanan keuangan, dan konsumen.

Bank sentral, bank komersial, dan perusahaan-perusahaan teknologi dan penasihat diundang untuk bermitra dengan Mastercard untuk menilai desain teknologi CBDC, memvalidasi kasus penggunaan, dan mengevaluasi interoperabilitas dengan jalur pembayaran yang ada dan tersedia untuk konsumen, serta bisnis saat ini.

“Bank sentral telah mempercepat eksplorasi mata uang digital mereka dengan berbagai tujuan, dari mendorong inklusi keuangan hingga memodernisasi ekosistem pembayaran,” kata, Executive Vice President, Digital Asset and Blockchain Products and Partnerships, Mastercard Raj Dhamodharan dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.

Mastercard mendorong inovasi dengan sektor publik, bank, fintech, dan perusahaan penasihat dalam eksplorasi CBDC, bekerja dengan para mitra yang sejalan dengan nilai dan prinsip inti Mastercard.

“Platform baru ini mendukung bank sentral karena mereka membuat keputusan sekarang dan di masa depan tentang arah selanjutnya untuk ekonomi lokal dan regional,” tambah Dhamodharan.

Sementara itu, Head of Blockchain, Digital Assets and Data Policy at the World Economic Forum Sheila Warren, mengatakan bahwa kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam eksplorasi Mata Uang Digital Bank Sentral dapat membantu bank sentral lebih memahami berbagai kemungkinan dan kemampuan teknologi yang tersedia sehubungan dengan CBDC.

“Bank sentral bisa mendapatkan keuntungan dari dukungan dalam mengeksplorasi rangkaian opsi yang tersedia bagi mereka sehubungan dengan CBDC, serta mendapatkan wawasan tentang peluang apa yang mungkin akan datang,” kata Sheila.

CBDC dirancang agar nilainya setara dengan mata uang kertas suatu negara dan tunduk pada jaminan yang didukung pemerintah yang sama. Selain mencetak uang, bank sentral dapat menerbitkan CBDC sebagai representasi digital dari mata uang fiat suatu negara.

Sementara berbagai model operasi potensial saat ini ada, pendekatan utama adalah bank sentral menerbitkan dan mendistribusikan mata uang, termasuk mata uang digital, melalui bank komersial dan penyedia pembayaran berlisensi lainnya.

Mastercard memahami bahwa setiap bank sentral berbeda dalam eksplorasi CBDC, dan platform mereka siap untuk mengeksplorasi apakah CBDC sesuai dengan kebutuhan suatu wilayah atau negara.

Platform virtual dapat disesuaikan secara individual dengan lingkungan tempat bank sentral beroperasi, memungkinkan mereka untuk: Mensimulasikan penerbitan CBDC, distribusi dan ekosistem pertukaran dengan bank dan konsumen, termasuk bagaimana CBDC dapat berinteraksi dengan jaringan dan infrastruktur pembayaran yang ada – misalnya, kartu dan pembayaran real-time.

Selain itu, menunjukkan bagaimana CBDC dapat digunakan oleh konsumen untuk membayar barang dan jasa di mana pun Mastercard diterima di seluruh dunia. Memeriksa berbagai desain teknologi CBDC dan kasus penggunaan untuk lebih cepat menentukan nilai dan kelayakan di pasar. Dan mengevaluasi upaya pengembangan CBDC termasuk pembangunan teknis, keamanan dan pengujian awal desain dan operasi. Edi