Per 14 September 2020, Penerbitan Obligasi dan Sukuk Capai Rp60,38 Triliun

Media Asuransi – Minat perusahaan dalam mencari pendanaan melalui penerbitan obligasi dan sukuk tercatat terus meningkat pada kuartal III/2020 ini. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total emisi obligasi dan sukuk hingga 14 September 2020 mencapai 78 emisi dari 53 emiten senilai Rp60,38 triliun.

Dengan pencatatan tersebut, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 464 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp438,73 triliun dan US$47,5 juta yang diterbitkan oleh 127 emiten.

Sementara itu, Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 109 seri dengan nilai nominal Rp3.358,34 triliun dan US$400 juta. Adapun Efek Beragun Aset (EBA) tercatat sebanyak 10 emisi senilai Rp7,59 triliun.

Berdasar data yang dihimpun Media Asuransi, sejak awal September tercatat sebanyak 16 pencatatan emisi obligasi dan sukuk di BEI yaitu:

1. Obligasi I Perusahaan Pengelola Aset (PPA) Tahun 2020 yang dicatatkan pada 2 September 2020. Obligasi berperingkat idA dari Pefindo senilai Rp642,1 miliar tersebut terbagi ke dalam 3 seri yaitu tenor 3 tahun senilai Rp100 miliar, tenor 5 tahun senilai Rp345 miliar, dan tenor 7 tahun senilai Rp197,1 miliar.

2. Obligasi Berkelanjutan V Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2020 yang dicatatkan pada 3 September 2020. Obligasi berperingkat idAAA dari Pefindo senilai Rp1,5 triliun tersebut terbagi menjadi 2 seri yakni Seri A tenor 370 hari kalender senilai Rp1,03 triliun dengan kupon 6,4 persen dan Seri B tenor 36 bulan senilai Rp473 miliar dengan kupon 7,60 persen.

3. Obligasi Berkelanjutan II Protelindo Tahap I Tahun 2020 yang dicatatkan pada 4 September 2020. Obligasi berperingkat AAA dari PT Fitch Ratings Indonesia senilai Rp151 miliar tersebut terbagi menjadi 2 seri yakni Seri A tenor 3 tahun senilai Rp84 miliar dengan kupon 7,0 persen dan Seri B tenor 5 tahun senilai Rp67 miliar dengan kupon 7,7 persen.

4. Obligasi Berkelanjutan II Pupuk Indonesia Tahap I Tahun 2020 yang dicatatkan pada 4 September 2020. Obligasi berperingkat AAA dari Fitch Ratings Indonesia senilai Rp2,44 triliun itu terbagi menjadi 3 seri yakni Seri A tenor 3 tahun senilai Rp1,15 triliun, Seri B tenor 5 tahun senilai Rp857,84 miliar, dan Seri C tenor 7 tahun senilai Rp431,85 miliar.

5. Obligasi I Bank Commonwealth Tahun 2020 yang dicatatkan pada 4 September 2020. Obligasi berperingkat AAA dari Fitch Ratings Indonesia senilai Rp1 triliun itu hanya diterbitkan dalam 1 seri dengan tenor 3 tahun dan kupon 7,5 persen.

6. Obligasi AB Sinar Mas Multifinance I Tahun 2020 yang dicatatkan pada 7 September 2020. Obligasi dengan peringkat irA- dari PT Kredit Rating Indonesia senilai Rp175 miliar itu terdiri dari 3 seri yakni Seri A tenor 370 hari senilai Rp115 miliar dengan kupon 10 persen, Seri B tenor 2 tahun senilai Rp25 miliar dengan kupon 10,50 persen, dan Seri C tenor 3 tahun senilai Rp35 miliar dengan kupon 11 persen.

7. Obligasi Berkelanjutan IV PLN Tahap I Tahun 2020 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV PLN Tahap I Tahun 2020 yang dicatatkan pada 9 September 2020. Obligasi dan sukuk ijarah dengan peringkat idAAA dan idAAA(sy) dari Pefindo senilai Rp1,5 triliun ini masing-masing terbagi menjadi 5 seri dengan tenor 5-20 tahun serta kupon 6,70-8,86 persen dan 5 seri untuk Sukuk Ijarah dengan tenor 5-20 tahun.

8. Obligasi Berkelanjutan I Medikaloka Hermina Tahap I Tahun 2020 yang dicatatkan pada 9 September 2020. Obligasi dengan peringkat idAA- dari Pefindo senilai Rp446,5 miliar ini terbagi menjadi 2 seri dengan tenor 3 tahun dan 5 tahun.

9.  Obligasi berkelanjutan I Sinar Mas Multiartha Tahap I Tahun 2020 yang dicatatkan pada 9 September 2020. Obligasi dengan peringkat irAA dari PT Kredit Rating Indonesia senilai Rp125 miliar ini terbagi menjadi 3 seri yaitu Seri A tenor 370 hari senilai Rp55 miliar dengan kupon 8,0 persen, Seri B tenor 2 tahun senilai Rp55 miliar dengan kupon 8,5 persen, dan Seri C tenor 3 tahun senilai Rp15 miliar dengan kupon 9,0 persen.

10. Obligasi Berkelanjutan IV BFI Finance Indonesia Tahap III Tahun 2020 yang dicatatkan pada 9 September 2020. Obligasi dengan peringkat A+ dari Fitch Rating Indonesia senilai Rp832 miliar itu terbagi menjadi 2 seri yakni Seri A tenor 370 hari senilai Rp437 miliar dengan kupon 8,0 persen dan Seri B tenor 3 tahun senilai Rp395 miliar dengan kupon 9,5 persen.

11. Obligasi Berkelanjutan IV Tower Bersama Infrastructure Tahap I Tahun 2020 yang dicatatkan pada 9 September 2020. Obligasi berperingkat AA- dari Fitch senilai Rp700 miliar itu terbagi menjadi 2 seri yakni Seri A tenor 370 hari senilai Rp231 miliar dengan kupon 6,3 persen dan Seri B tenor 3 tahun senilai Rp469 miliar dengan kupon 8,0 persen.

12. Obligasi I Polytama Propindo Tahun 2020 dan Sukuk Ijarah I Polytama Propindo Tahun 2020 yang dicatatkan pada 10 September 2020. Obligasi berperingkat idBBB+ dari Pefindo senilai Rp150,4 miliar itu dibagi menjadi 3 seri. Sementara itu, Sukuk Ijarah berperingkat idBBB+ dari Pefindo senilai Rp156,45 miliar itu terbagi menjadi 2 seri.

13. Obligasi Berkelanjutan II Mayora Indah Tahap I Tahun 2020 yang dicatatkan pada 10 September 2020. Obligasi berperingkat idAA dari Pefindo senilai Rp500 miliar ini terbagi menjadi 4 seri dengan kisaran kupon dan tenor masing-masing 6,5-8,25 persen dan 370 hari hingga 7 tahun.

14. Obligasi berkelanjutan I Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2020 yang dicatatkan pada 10 September 2020. Obligasi berperingkat idA dari Pefindo senilai Rp300 miliar itu dibagi menjadi 2 seri yakni Seri A tenor 367 hari senilai Rp149 miliar dengan kupon 8,25 persen dan Seri B tenor 3 tahun senilai Rp151 miliar dengan kupon 10,25 persen.

15. Obligasi Berkelanjutan III WOM Finance Tahap IV Tahun 2020 yang dicatatkan pada 11 September 2020. Obligasi berperingkat idnAA- dari Fitch senilai Rp500 miliar itu dibagi menjadi 2 seri yakni Seri A tenor 370 hari senilai Rp328 miliar dengan kupon 8,0 persen dan Seri B tenor 3 tahun senilai Rp172 miliar dengan kupon 9,15 persen.

16. Obligasi berkelanjutan II Global Mediacom Tahap I Tahun 2020 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Global Mediacom Tahap I Tahun 2020 yang dicatatkan pada 14 September 2020. Obligasi dan sukuk ijarah mendapat peringkat idA dari Pefindo. Nilai penerbitan obligasi senilai Rp700 miliar yang dibagi menjadi 3 seri, sedangkan nilai penerbitan sukuk ijarah sebesar Rp300 miliar yang dibagi menjadi 3 seri. ACA

Leave a Reply