Prudential Indonesia Terima 95 Klaim Terkait Covid-19

    PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) telah menerima 95 laporan klaim dari nasabah yang terjangkit Covid-19. Hal ini disampaikan Presiden Direktur Prudential Indonesia Jens Reisch saat video conference dengan wartawan di Jakarta, 14 April 2020. Menurut dia, sudah ada klaim yang dibayar Prudential Indonesia kepada nasabah.

   Jens menuturkan, mayoritas dari klaim terkait Covid-19 yang diajukan nasabah berupa klaim kesehatan dan hospital cash. “Ada juga klaim meninggal dunia, yakni 17,” katanya. Dia menambahkan, pembayaran klaim harus menjadi perhatian utama dari perusahaan asuransi saat ini. “Saat ini menjadi prioritas utama untuk membayarkan klaim secepat mungkin,” tandasnya.

   Prudential Indonesia meluncurkan inisiatif untuk memberikan perlindungan tambahan dan berbagai kemudahan bagi nasabah yang dirancang secara khusus untuk kasus infeksi Covid-19. Periode inisiatif ini mulai dari 28 Januari–30 April 2020. Perlindungan tambahan dan kemudahan ini ditujukan bagi seluruh nasabah tertanggung, yang memiliki atau tidak memiliki manfaat asuransi kesehatan atau rumah sakit, dan terdiagnosis positif terinfeksi Covid-19 oleh rumah sakit, pada periode inisiatif.

   Menurut Jens, nasabah tidak perlu membayar premi ekstra untuk perlindungan tambahan tersebut. Semua nasabah Prudential dapat menerima santunan tunai tambahan Rp1 juta per hari jika menjalani rawat inap akibat Covid-19 selama periode inisiatif, dihitung sejak tanggal awal nasabah dirawat di rumah sakit, selama maksimal 30 hari.

    Sementare itu terkait target bisnis di tahun ini, Jens Reisch mengaku akan berat untuk mencapai target, apalagi pemasaran secara non tatap muka masih agak susah bagi masyarakat Indonesia. “Tahun ini tidak mudah untuk memprediksi. Tahun ini seperti roller coaster. Memang ada satu rencana bisnis, tapi karena situasi ini maka kita buat produk yang terjangkau dan mudah diakses oleh agen dan nasabah. Pelayanan non face to facememang akan berdampak,” jelasnya. 

    Namun, CEO Prudential Indonesia ini meyakini pasar asuransi di Indonesia akan cepat pulih setelah pandemi Covid-19 berlalu. “Akan berapa lama Covid-19, tidak tahu sampai kapan. Kita berharap tidak terlalu lama pandemi ini berlangsung. Saya optimistis Indonesia akan dapat bangkit kembali dari kondisi ini. Lihat sejarahnya kami yakin Indonesia memiliki prospek yang bagus,” ujarnya seraya berpesan agar nasabah tetap berinvestasi agar polisnya tidak berhenti. Edi