Rentan Terhadap Berbagai Tekanan, IHSG Tetap Berpotensi Menguat

Media Asuransi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini Senin 21 September 2020 diperkirakan bergerak mixed dengan dan masih rentan terhadap berbagai tekanan. Sementara itu, secara sentimen eksternal, IHSG berpotensi menguat pada awal pekan ini. 
 
Head of Research Equity Technical Analyst PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk. Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal pergerakan IHSG masih mencoba kembali break out dengan Moving Average 5 hari sebagai konfirmasi awal pergerak positif. 
 
“Indikator Stochastic terkonsolidasi negatif dengan Momentum indikator RSI yang juga flatening pada middle oscillator sehingga secara teknikal IHSG masih rentan terkena tekanan dengan bergerak mixed di awal pekan pada support resistance 5.000-5.150,” jelasnya, melalui riset Senin, 21 September 2020. 
 
Menurutnya, saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya; INTP, LPKR, LSIP, MAPI, MEDC, PWON, SILO, SMGR, SMRA, TBIG, dan WSBP.
 
IHSG ditutup menguat 0,41%pada akhir pekan lalu sebesar 20,82 poin ke level 5.059,22 dengan saham-saham pada sektor Perdagangan (+2,03%) dan Infrastruktur (+1,80%) yang menjadi penopang pergerakan IHSG hingga akhir sesi. 
 
IHSG sempat tertekan menjelang sesi kedua di mana saham di sektor pertanian (-1,85%) menjadi penekannya diiringi aksi profit taking investor setelah mengalami penguatan akibat sentimen harga CPO yang kuat lebih dari 3000 ringgit per mton. Investor asing masih terlihat melakukan aksi jual bersih sebesar Rp998,56 miliar sehingga secara total pada tahun 2020 investor asing telah tercatat net sell sebesar Rp39,67 triliun.

 

Saham penggerak pada perdagangan akhir pekan lalu adalah TLKM, CPIN, EMTK, DNET, dan INTP, sedangkan laggard adalah BBCA, ASII, BRPT, UNVR, dan AALI.

Sementara itu dari regional, ekuitas Asia berpotensi membuka pekan ini dengan menguat setelah Indeks Nikkei (+0,18%) dan TOPIX (+0,49%) naik di awal sesi perdagangan meskipun ada sentimen dari penurunan saham-saham di wallstreet pada hari Jumat 18 September 2020. 

 
Saat ketegangan AS-China berlarut-larut, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa dia menyetujui tawaran Oracle Corp. untuk operasi TikTok AS “dalam konsep”. Pengekangan administrasi Trump pada WeChat ditahan oleh hakim, meningkatkan upaya untuk menghentikan penggunaan aplikasi milik China di AS. 
 
Investor tetap waspada terhadap tanda-tanda kemajuan paket stimulus fiskal AS, sementara Ketua Federal Reserve Jerome Powell akan bersaksi di depan Kongres dari Selasa hingga Kamis untuk membahas upaya bantuan pandemi. “Secara sentimen IHSG berpotensi menguat di awal pekan ini.” ACA