RUPST: Marein Rombak Jajaran Komisaris dan Direksi

     Media Asuransi – PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (Marein) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2019 merombak jajaran komisaris dan direksi. Selain itu, RUPST mengumumkan bahwa laba tahun berjalan masih tumbuh positif meski ketidakpastian tengah terjadi.

    “Laba tahun berjalan Marein meningkat 27,3 persen di 2019 menjadi Rp179,3 miliar dibandingkan periode tahun sebelumnya sebesar Rp140,9 miliar,” kata Presiden Direktur Marein yang baru terpilih Yanto Jayadi Wibisono, dalam paparannya saat RUPST 2019 PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk yang digelar secara virtual, 12 Agustus 2020.

     Sepanjang 2019, menurut Yanto, faktor eksternal yang mempengaruhi kinerja adalah kondisi perekonomian global dan nasional yang masih belum membaik. Namun di tengah tantangan itu, dewan komisaris memandang direksi telah menunjukkan kemampuan yang maksimal, terlihat dengan naiknya pendapatan premi sebanyak 23,5 persen dibandingkan tahun lalu menjadi Rp2,7 triliun.

     “Selain peningkatan pada laba tahun berjalan dan pendapatan premi, dibandingkan dengan di 2018 hasil investasi pun meningkat menjadi Rp129,3 miliar atau 56,0 persen di 2019,” ujarnya.

      Menurut Yanto, meski situasi tahun 2020 semakin sulit dengan adanya ancaman pandemi Covid-19 dan kondisi perekonomian yang tidak menentu, diharapkan kesadaran masyarakat kian meningkat untuk memiliki asuransi. Selain itu, kemudahan dalam penggunaan teknologi dapat membuat industri perasuransian memiliki peluang untuk dapat berkembang. “Selain itu, dengan adanya perubahan pengurus dan kebijakan strategis yang telah dan akan diterapkan diharapkan Marein dapat terus memberikan kinerja yang optimal,” ucapnya.

     Lebih lanjut, Yanto memaparkan target penerimaan premi Marein di sepanjang 2020 diprediksi turun sebanyak tujuh persen dibandingkan dengan 2019. Hal itu tidak terlepas dari melemahnya perekonomian Indonesia akibat pandemi Covid-19 dan berimbas terhadap kinerja industri asuransi dan reasuransi. “Untuk premi turun tujuh persen. Tapi kalau bottom line berubah-ubah karena situasi dan kondisi ekonomi masih juga berubah-ubah,” ungkapnya. 

    Meski demikian, Yanto mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki strategi guna menahan pelemahan tersebut. Di antara strategi itu yakni menjaga cash flow dengan baik. “Cash flow harus dikelola dengan baik. Kata orang kalau lagi krisis maka cash flow itu adalah raja. Jadi kita mengantisipasi penurunan premi dan menjaga cash flow,” tuturnya. Wiek

Berdasar RUPST, susunan komisaris dan direksi menjadi sebagai berikut:
Komisaris
Presiden Komisaris: Robby Loho
Komisaris Independen: Sarkoro Handajani
Komisaris: Sutadi
 
Direksi
Presiden Direktur: Yanto Jayadi Wibisono
Direktur/Direktur Independen: Trinita Situmeang
Direktur: Fanra Budiman Arief
Direktur Kepatuhan: Tamara Arista Salim