Terapkan Pembatasan Sosial, 99 Persen Karyawan AXA Mandiri dan AXA Jalani WFH

   AXA Mandiri dan AXA melakukan berbagai langkah proaktif untuk menerapkan pembatasan sosial dan turut mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Salah satu inisiatif yang dilakukan dalam menjalankan kebijakan untuk menjaga jarak adalah dengan memfasilitasi nasabah dan karyawan agar dapat melakukan konsultasi kesehatan dengan para dokter umum, tanpa harus keluar rumah. Saat ini, lebih dari 99 persen karyawan AXA Mandiri dan AXA sudah bekerja dari rumah.

   Country CEO AXA Indonesia Julien Steimer mengatakan bahwa sejak terjadinya pandemi ini, pihaknya telah mengoptimalkan berbagai aspek perusahaan untuk menjaga kesehatan dan keamanan karyawan, serta memastikan keberlangsungan perusahaan agar dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah. “Selain itu, bersama Bank Mandiri sebagai mitra strategis, kami juga berupaya untuk memberikan dukungan signifikan bagi para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan. Situasi ini merupakan momentum penting bagi perusahaan untuk tidak sebatas membayarkan uang pertanggungan saja, namun hadir sebagai mitra perlindungan bagi nasabah dan berkontribusi kepada masyarakat,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Presiden Komisaris Mandiri AXA General Insurance dan Komisaris AXA Mandiri Financial Service, dalam keterangan resmi, 16 April 2020.

   Julien menambahkan bahwa sejalan dengan strategi perusahaan untuk hadir sebagai mitra bagi nasabah, AXA Mandiri dan AXA berkolaborasi dengan Halodoc, yakni perusahaan penyedia aplikasi kesehatan ternama di Indonesia. Selain menyediakan konsultasi bebas biaya dengan dokter umum bagi para nasabah dan karyawan melalui platform teknologi, perusahaan juga memberikan manfaat tambahan kepada karyawan berupa sesi konseling dengan psikolog untuk membantu mereka dalam menghadapi masa sulit ini. “Manfaat ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi jumlah pengunjung di rumah sakit, yang merupakan salah satu upaya penting untuk penanganan pandemi ini,” tuturnya.

  Sebagai perusahaan aplikasi kesehatan, Halodoc mendukung berbagai perusahaan, termasuk AXA Mandiri dan AXA. CEO Halodoc Jonathan Sudharta menjelaskan bahwa kolaborasi strategis Halodoc dengan AXA Mandiri dan AXA adalah bagian dari dukungan terhadap gerakan pembatasan fisik yang diinisiasi oleh pemerintah. “Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu nasabah, juga karyawan AXA Mandiri dan AXA dalam menjaga kesehatan, serta mendapatkan informasi kesehatan yang tepat,” ujarnya.

 Melalui aplikasi Halodoc, nasabah berkesempatan untuk berkonsultasi dengan lebih dari 22.000 dokter berlisensi. Selain itu, nasabah juga dapat membeli obat-obatan melalui aplikasi Halodoc yang akan dikirim langsung ke rumah mereka.

     Sementara itu, sebagai bagian dari komitmen dan dukungan kepada masyarakat yang lebih luas, AXA Mandiri dipercaya oleh Bank Mandiri dan Kementerian BUMN untuk memberikan dukungan tambahan dalam bentuk perlindungan asuransi jiwa kepada 35.000 tenaga kesehatan di Indonesia. Selain itu, AXA Mandiri dan AXA juga bekerja sama dengan Kitabisa.com untuk memasilitasi para karyawan, nasabah dan tenaga pemasar dengan menggalang dana untuk turut berkontribusi dalam penanggulangan pandemi ini. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk menyediakan alat pelindung diri (APD) dan suplemen vitamin untuk para tenaga kesehatan di tiga rumah sakit rujukan pengobatan Covid-19, yaitu Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati, Rumah Sakit Umum Pusat Hasan Sadikin Bandung dan Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Bali. Adapun jumlah dana yang terkumpul akan ditambah dua kali lipat oleh perusahaan, sebagai upaya memberikan dukungan yang maksimal. “Hal ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk solidaritas, serta apresiasi dan perwujudan rasa terima kasih kepada semua lini terdepan yang telah bekerja keras menghadapi masa pandemi ini,” jelas Julien Steimer.

   Secara global, AXA juga turut aktif dalam penanganan pandemi, melalui AXA Research Fund, yang mendukung penelitian penyakit menular, dengan menyumbangkan lima juta euro untuk penanganan Covid-19, termasuk Satuan Tugas Louis Pasteur Institute Covid-19 dan inisiatif Open Covid-19 oleh Just One Open Giant Lab (JOGL). Open Covid-19 adalah platform penelitian terbuka yang menyatukan para insinyur, praktisi dan peneliti untuk memberikan solusi darurat berbiaya rendah dalam penanganan pandemi, dengan fokus khusus pada negara-negara berpenghasilan rendah.

    AXA Group juga memberikan donasi kepada 101 Fund untuk disalurkan kepada lebih dari 1.200 unit perawatan intensif di 60 negara, termasuk institusi kesehatan terpilih di Indonesia, yaitu Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RS Cipto Mangunkusumo di Jakarta, dan Rumah Sakit Dr Soetomo di Surabaya. Melalui program sukarelawan internasional “AXA Hearts in Action”, para karyawan dapat mengirimkan pesan dukungan untuk Fund 101 di media sosial mereka, dan AXA akan menyumbangkan tambahan lima euro untuk setiap pesan. Edi