Webinar Kiat Mengelola Keuangan Selama Resesi

Media Asuransi – Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli berkolaborasi dengan NOVA, menggelar webinar dengan tema Pintar Atur Uang Saat Resesi, Kamis, 15 Oktober 2020. Kegiatan ini ingin mengajak masyarakat Indonesia, khususnya komunitas perempuan dan ibu rumah tangga untuk menyadari pentingnya mengelola keuangan selama resesi, sehingga semua kebutuhan dapat tetap terpenuhi, baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang, sehingga kualitas hidup pun tetap terjaga.

JD.ID dan Allianz Hadirkan Produk Jaminan Biaya Pengiriman Terbaru

Di masa resesi ini, penglola keuangan harus ekstra kreatif dan lebih SMART, yaitu Specific menetapkan tujuan dengan rinci dan jelas. Measurable akan tujuan keuangan harus terukur. Achievable yang harus bisa diwujudkan atau realistis. Relevant antara anggaran dan tujuan sudah sesuai. Serta Timerelated, tujuan memiliki batas waktu yang jelas.

Pengurus Yayasan Allianz Peduli, Sunadi mengatakan bahwa webinar ini merupakan bagian dari partisipasi Allianz Indonesia dalam rangkaian kegiatan tahunan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bulan Inklusi Keuangan 2020 yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk, layanan jasa keuangan, sebagai bagian dari pemulihan ekonomi nasional.

“Masa pandemi yang tengah dialami menyadarkan kita untuk semakin pintar mengatur keuangan dan memikirkan berbagai risiko yang mungkin terjadi. Kami percaya masyarakat yang memiliki literasi keuangan yang baik bisa mengatur keuangan keluarga dan memilih produk keuangan terbaik sehingga dapat lebih kuat menghadapi tantangan. Kami berharap melalui kegiatan ini, Allianz Indonesia dapat terus memberikan ketenangan pikiran dan perlindungan kepada lebih banyak masyarakat indonesia, terutama di masa menantang ini,” kata Sunadi.

Hadir sebaga nara sumber dalam webinar ini, seroang perencana keuangan, Rista Zwestika yang menjelaskan bahwa hal yang paling penting dalam pengelolaan keuangan adalah membuat perencanaan keuangan. Pendapatan dapat berkurang, tapi biaya hidup terus berjalan, cicilan tidak bisa dihentikan, muncul biaya tambahan yang tidak terduga, sementara tabungan terkuras dengan cepat. Karena itu perencanaan keuangan seperti peta yang akan membantu mencapai tujuan keuangan keluarga.

Menurut Rista, ada dua cara yang mungkin dilakukan untuk menambah penghasilan. Pertama, secara vertikal. Bila kita bekerja di sebuah perusahaan, kita bisa berusaha untuk meningkatkan level kita, sehingga terbuka peluang untuk mendapatkan peningkatan imbalan. Cara kedua adalah secara horizontal, yaitu mencari penghasilan tambahan, misalnya dengan memulai usaha. Bila pengeluaran sudah tidak dapat lagi ditutupi oleh pendapatan, kita perlu mengambil langkah, yaitu mengurangi pengeluaran atau menambah penghasilan. “Atau kita bisa melakukan kedua hal tersebut secara bersamaan,” jelasnya.

Sementara itu, Editor in Chief NOVA, Indira Dhian mengatakan bahwa peran perempuan itu seperti  menteri keuangan dalam keluarga di masa pandemi dan resesi ini jadi amat penting. Saat pemasukan keluarga berkurang atau hilang, perempuan jadi penyokong dan penjaga. Artinya, wajib tahu dan paham betul pentingnya atur uang, caranya, sampai produk apa yang pas buat keluarganya.

Menurut Indira, yang juga penting dalam mengelola keuangan kita, yaitu melihat peluang investasi dan juga mengantisipasi risiko dengan memiliki proteksi yang tepat. Sesuaikan dengan tujuan dan kebutuhan kita. Apakah kita membutuhkan asuransi kesehatan, asuransi jiwa, atau lainnya. Lalu apakah kita membutuhkan investasi untuk tujuan pendidikan anak, untuk masa pensiun, dan lain-lain. “Selain itu, sesuaikan juga dengan kemampuan keuangan atau bujet yang kita miliki,” ungkap Indira yang sekaligus sebagai moderator dalam webinar tersebut. Fir

%d bloggers like this: