1
1

AAUI Sebut Klaim Reasuransi Terkendali di Triwulan IV/2025

Wakil Ketua Bidang Statistik dan Riset AAUI Trinita Situmeang. | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat secara umum klaim yang dibayarkan reasuransi pada triwulan IV/2025 mengalami dinamika. Meski terdapat beberapa lini usaha yang mengalami kenaikan klaim, namun secara keseluruhan kondisinya masih terpantau terkendali.

Wakil Ketua Bidang Statistik dan Riset AAUI Trinita Situmeang menjelaskan secara agregat pembayaran klaim reasuransi justru menurun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun demikian, terdapat sejumlah lini bisnis yang mencatatkan lonjakan pertumbuhan klaim secara persentase.

“Untuk klaim yang dibayar umumnya terjadi penurunan, kecuali pertumbuhannya terjadi pada pembayaran klaim di reasuransi kesehatan, naik cukup besar 459,6 persen tapi secara angka ini tidak terlalu banyak Rp97 miliar,” ujar Trinita dalam paparan Kinerja Keuangan Asuransi Umum Triwulan IV/2025, akhir pekan lalu.

Selain reasuransi kesehatan, kenaikan juga terjadi pada lini asuransi kapal pengangkutan yang tumbuh 10,1 persen dengan nilai mencapai sekitar Rp400 miliar. Sementara itu, pada lini penjaminan atau suretyship, pembayaran klaim meningkat 71,3 persen menjadi Rp183 miliar.

|Baca juga: Rupiah Belum Aman, Ekonom Permata Bank Sebut Tekanan Global dan Domestik Masih Menghantui

|Baca juga: Premi Industri Asuransi Umum Tembus Rp112,81 Triliun di Kuartal IV/2025

Meski secara persentase terlihat signifikan, namun Trinita menegaskan secara nominal nilainya masih relatif terbatas dibandingkan dengan total portofolio reasuransi. Lini usaha lainnya, seperti asuransi liability, juga mencatat pertumbuhan klaim sebesar 83,8 persen dengan nilai sekitar Rp24 miliar.

Kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar jika dilihat dari skala kontribusinya terhadap keseluruhan industri reasuransi. Kendati terdapat kenaikan pada beberapa lini usaha, namun AAUI melihat adanya perbaikan pola penyelesaian klaim secara keseluruhan.

Hal ini tercermin dari rasio klaim dibayar perusahaan reasuransi yang menunjukkan tren penurunan. Trinita menjelaskan total rasio klaim dibayar untuk seluruh lini bisnis pada 2024 tercatat sebesar 44,3 persen, sedangkan pada 2025 rasio tersebut turun menjadi 37,3 persen.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah
Next Post AAUI Catat Premi Industri Reasuransi Capai Rp17,82 Triliun di Kuartal IV/2025

Member Login

or