1
1

Aktivitas Logistik dan Perjalanan Naik Jelang Lebaran, Bisnis Pialang Asuransi Ikut Terdongkrak

Ketua Umum APPARINDO Yulius Bhayangkara. | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – Aktivitas bisnis pialang asuransi menunjukkan peningkatan menjelang Ramadan hingga Idulfitri, seiring naiknya mobilitas masyarakat serta distribusi barang konsumsi. Kenaikan tersebut terutama terjadi pada sektor-sektor yang berkaitan dengan logistik, transportasi, serta aktivitas perdagangan.

Ketua Umum APPARINDO Yulius Bhayangkara mengatakan periode Ramadan memang menghadirkan dinamika tertentu bagi industri pialang asuransi. Namun, karakteristik peningkatannya berbeda dengan sektor ritel yang cenderung bersifat sangat musiman.

“Secara umum, Ramadan dan menjelang Idulfitri memang memberikan dinamika tertentu terhadap aktivitas bisnis pialang asuransi, meskipun karakteristiknya berbeda dengan industri ritel yang sangat musiman,” ujar Yulius, kepada Media Asuransi, dikutip Senin, 16 Maret 2026.

|Baca juga: KB Bank (BBKP) Kucurkan PNM Rp500 Miliar untuk Perluas Akses Modal Jutaan Pelaku Usaha Mikro

|Baca juga: BI Catat Utang Luar Negeri Capai US$434,7 Miliar di Januari 2026

Menurut dia, pada periode tersebut terdapat peningkatan aktivitas pada sejumlah sektor yang berkaitan erat dengan mobilitas dan distribusi barang. Beberapa di antaranya meliputi logistik dan transportasi, perdagangan serta distribusi barang konsumsi, marine cargo dan supply chain insurance, hingga asuransi perjalanan dan kecelakaan.

APPARINDO mencatat indikasi awal peningkatan aktivitas bisnis pialang dari sejumlah perusahaan anggota. Aktivitas penempatan risiko atau placement disebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan periode normal.

“Dari indikasi awal yang kami monitor di beberapa perusahaan pialang anggota APPARINDO, aktivitas penempatan risiko cenderung meningkat 5–10 persen dari periode normal, terutama pada lini marine cargo, property warehouse, dan liability yang terkait dengan aktivitas perdagangan menjelang Idulfitri,” jelas Yulius.

|Baca juga: AAUI Usul Iuran Penjaminan Polis Dihitung dari Premi Neto

|Baca juga: AAUI Dorong Program Penjaminan Polis Segera Berjalan Demi Pulihkan Kepercayaan Publik

Meski demikian, peningkatan tersebut dinilai tidak serta-merta mengubah struktur bisnis industri pialang secara keseluruhan. Hal ini karena bisnis pialang asuransi pada dasarnya lebih banyak dipengaruhi oleh siklus bisnis korporasi tahunan.

“Namun perlu dicatat bahwa bisnis pialang lebih banyak didorong oleh siklus bisnis korporasi tahunan, sehingga Ramadan lebih menciptakan lonjakan aktivitas sektor tertentu, bukan perubahan struktural pada premi secara keseluruhan,” pungkasnya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post BI Catat Utang Luar Negeri Capai US$434,7 Miliar di Januari 2026
Next Post IHSG Terjungkal, Regulator Pacu Reformasi Struktural

Member Login

or