1
1

Allianz Syariah Komitmen Hadirkan Perlindungan Inklusif untuk Keluarga Indonesia

Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia Elmie A. Najas. | Foto: Allianz Syariah

Media Asuransi, JAKARTA – Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia Elmie A. Najas menyampaikan Allianz Syariah dengan prinsip syariah sebagai fondasinya berkomitmen untuk menyediakan solusi yang lebih relevan, inklusif, dan mampu mendampingi keluarga Indonesia di berbagai tahap kehidupan.

“Kami ingin memastikan setiap langkah perlindungan yang diambil nasabah memberikan ketenangan jangka panjang, sekaligus membuka ruang berbagi kebaikan penuh keyakinan untuk nilai yang bermakna,” kata Elmie, dikutip dari keterangan resminya, Kamis, 9 April 2026.

|Baca juga: OCBC (NISP) Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Siap Buyback Saham

Hal itu yang membuat Allianz Syariah menjalin kerja sama dengan Maybank Indonesia dengan menghadirkan solusi perlindungan jiwa berbasis syariah yang mengintegrasikan proteksi hingga 100 tahun, potensi pertumbuhan investasi, serta fitur wakaf dan sedekah dalam satu produk melalui MyProtection Amanah.

MyProtection Amanah merupakan solusi perlindungan jiwa berbasis syariah yang mengintegrasikan proteksi hingga 100 tahun, potensi pertumbuhan investasi, serta fitur wakaf dan sedekah dalam satu produk.

“(Hal itu) untuk mendukung perencanaan keuangan jangka panjang masyarakat Indonesia,” katanya.

|Baca juga: Biaya Penyakit Katastropik Meroket, BPJS Kesehatan Mulai Kewalahan?

|Baca juga: 99,3% Tercakup JKN, tapi 58 Juta Peserta BPJS Kesehatan Berstatus Tidak Aktif, Ada Apa?

Di sisi lain, Direktur Allianz Life Syariah Indonesia Jazilah Firdaus tidak menampik persaingan bisnis di asuransi syariah terbilang ketat sekarang ini. Dengan kondisi itu, inovasi produk menjadi kunci untuk bisa menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di masa mendatang.

“Sudah tentu peta persaingan di bisnis asuransi syariah sangat ketat, even right now. Inovasi produk definitely itu merupakan salah satu key, karena bread and butter of asuransi adalah produk,” kata Jazilah.

|Baca juga: BI Bakal Setor Sisa Surplus Rp40 Triliun ke Pemerintah, Ini Rinciannya!

|Baca juga: BI Pastikan Stabilitas Rupiah hingga Sistem Keuangan, Ini Dampak Langsung ke ‘Dompet’ Masyarakat

Ia menegaskan menghadirkan produk asuransi syariah yang berinovasi memang dibutuhkan dan juga menjadi fokus di Allianz Syariah. Selain itu, diperlukan produk asuransi syariah yang sesuai dengan perkembangan zaman dan sesuai kebutuhan dari masyarakat.

“Menghadirkan produk yang berinovasi benar sekali, itu merupakan fokus kita sebenarnya di Allianz. Maqasid syariah merupakan protection compass untuk produk yang dibutuhkan. Tapi sebenarnya kita juga ingin step away from product being known as copy and paste of product konvensional,” pungkasnya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post After Its Golden Era, Where Will Unitlink Business Go?
Next Post OJK Cabut Izin Usaha Penyelenggara P2P Lending PT Astra Welab Digital Arta

Member Login

or