Media Asuransi, GLOBAL – AM Best memperkirakan posisi keuangan South China Insurance akan tetap stabil dalam jangka pendek hingga menengah. AM Best melihat peringkat tersebut mencerminkan kekuatan neraca South China Insurance yang akan terus didukung oleh kapitalisasi kuat dan pendapatan stabil.
Melansir Insurance Asia, Selasa, 13 Januari 2026, kapitalisasi perusahaan asuransi yang disesuaikan dengan risiko, diukur dengan Rasio Kecukupan Modal Best, tetap berada pada level terkuat pada akhir 2024 dan diperkirakan tetap mendukung dalam jangka pendek hingga menengah.
AM Best mengatakan modal dan surplus perusahaan yang disesuaikan, termasuk cadangan khusus untuk bisnis kendaraan bermotor tidak wajib, meningkat secara moderat sepanjang 2024 dan sembilan bulan pertama 2025 menjadi TWD9,77 miliar (US$298 juta).
|Baca juga: OJK Ungkap Kredit Perbankan Tumbuh 7,74% hingga November 2025, Tembus Rp8.314 Triliun!
|Baca juga: OJK Catat Masih Ada 29 Perusahaan Asuransi Belum Penuhi Modal Minimum di 2026
|Baca juga: OJK Blokir 127.047 Rekening Terindikasi Scam yang Rugikan Masyarakat hingga Rp9 Triliun
Sementara pertumbuhan laba dari penjaminan emisi dan investasi merupakan pendorong utama, yang sebagian diimbangi oleh pembayaran dividen. Portofolio investasi perusahaan asuransi diperkirakan tetap likuid dan terdiversifikasi, dengan fokus pada obligasi dan uang tunai tingkat investasi, sementara risiko mata uang dikelola melalui lindung nilai.
Lebih lanjut, AM Best mengatakan, kinerja penjaminan kemungkinan tetap stabil, didukung oleh bisnis otomotif dan kecelakaan, setelah perusahaan asuransi tersebut mencatat pertumbuhan premi kotor satu digit yang rendah pada 2024.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
