Media Asuransi, JAKARTA – Di tengah pergerakan teknologi digitalisasi yang terus meningkat, tidak menyurutkan kalangan anak muda masuk ke industri asuransi sebagai tenaga pemasar. Allianz Indonesia, yang membawahi Allianz Life Indonesia, Allianz Life Syariah Indonesia, dan Allianz Utama Indonesia, memulai 2026 dengan mempertegas komitmen untuk menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dan bernilai jangka panjang.
Awal tahun ini, Allianz menggelar Kickoff untuk dua kanal distribusi utama, Allianz Star Network (ASN) dan bancassurance, sebagai momentum memperkuat capaian kinerja 2025 sekaligus memperluas jangkauan perlindungan masa depan lebih banyak masyarakat.

Direktur Utama Allianz Life Indonesia Alexander Grenz. | Foto: Allianz Indonesia
Mengusung tema “Play Big, Win Bigger”, Allianz Star Network (ASN) Kickoff yang digelar di Jakarta (8/1) dihadiri oleh lebih dari 2.000 Business Partner dan para leader, mempertegas peran ASN sebagai salah satu motor pertumbuhan Allianz Indonesia yang telah berjalan selama 15 tahun. ASN saat ini didukung oleh lebih dari 40.000 Business Partner, yang sekitar 80 persen di antaranya generasi milenial dan Gen‑Z.
|Baca juga: Laba Bersih Allianz Melonjak 10,5% hingga September 2025
Hingga kuartal III 2025, Allianz Indonesia menduduki peringkat kedua di industri asuransi jiwa dan kesehatan, dengan APE dari kanal distribusi keagenan sebesar Rp1,8 triliun, tumbuh 3,3 persen year‑on‑year, dan pangsa pasar 24,7 persen.
“Business Partner memiliki peran signifikan yang bukan sekadar soal bisnis, melainkan panggilan mulia untuk membantu keluarga Indonesia merencanakan dan melindungi masa depan mereka,” ujar Chief Agency Officer Allianz Life Indonesia Himawan Purnama, dalam keterangannya, Selasa, 13 Januari 2026.
|Baca juga: Survei: Banyak Konsumen Masih Percaya Peran Agen Asuransi Manusia di Era AI
Menurut Himawan, dengan pengembangan profesional yang berkesinambungan dan pemanfaatan digitalisasi yang tepat guna, Business Partner Allianz siap menghadirkan advisori yang relevan dan membangun kepercayaan nasabah secara konsisten.
Bancassurance
Pada kesempatan itu Country Chief Bancassurance Officer Allianz Life Indonesia, Ancilla Lily menyampaikan, bahwa jalur distribusi bancassurance Allianz Indonesia mencatatkan kinerja yang stabil per kuartal III 2025, dengan Annualized Premium Equivalent/APE Rp1,1 triliun, pangsa pasar 10,1 persen, dan ada di peringkat ketiga di industri asuransi jiwa.
|Baca juga: Allianz Syariah Berikan Manfaat Financial dan Ajak Berbuat Baik
Memasuki 2026, melalui Allianz Bancassurance Kickoff bertema “Dare to Change: Evolve and Rise”, Allianz bersama sembilan mitra perbankan terus berfokus pada kesesuaian solusi dengan karakteristik nasabah, proses yang ringkas, dan dukungan Financial Advisor sebagai penyampai edukasi serta informasi yang jelas, agar nasabah mendapatkan pengalaman berasuransi yang relevan untuk manfaat perlindungan jangka panjang.
Menurutnya, Allianz akan terus memperkuat kompetensi Financial Advisor dengan pembekalan dan pelatihan terstruktur, serta penyelarasan materi komunikasi. Hal ini juga didukung dengan penegakan kepatuhan di setiap titik layanan.
‘’Kami percaya bahwa kolaborasi dengan para mitra perbankan untuk menghadirkan layanan berasuransi yang berkualitas dan konsisten, akan menjadi fondasi pertumbuhan yang sehat di kanal bancassurance, sekaligus memperkuat kepercayaan nasabah atas nilai jangka panjang perlindungan,” tegas Ancilla.
Dengan keagenan dan bancassurance yang solid, inovasi produk yang relevan, serta layanan berbasis digital sebagai standar, Allianz Indonesia menyongsong 2026 dengan optimisme. Prioritasnya adalah melindungi lebih banyak masyarakat Indonesia, meningkatkan pengalaman nasabah, dan memperkuat peran tenaga pemasar serta mitra perbankan sebagai jembatan perlindungan masa depan masyarakat.
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
