1
1

APRA Peringatkan Risiko Perubahan Iklim Bisa Sebabkan 1 dari 4 Rumah Tidak Diasuransikan

Ilustrasi. | Foto: Freepik/jcomp

Media Asuransi, GLOBAL – Otoritas Regulasi Prudential Australia (APRA) mengumumkan telah merilis stress test yang menunjukkan perubahan iklim dapat secara signifikan mengurangi keterjangkauan dan cakupan asuransi rumah pada 2050.

Penilaian tersebut mengkaji dua skenario yang dinilai cukup parah, yakni skenario pertama yang berfokus pada risiko fisik tinggi akibat cuaca. Sedangkan skenario lainnya berfokus pada dampak ekonomi dari peralihan ke perekonomian dengan emisi lebih rendah.

|Baca juga: OJK Ungkap Penempatan Investasi Industri Asuransi di Instrumen Emas Masih Kecil

|Baca juga: Bos OJK Pastikan Fundamental Industri Perbankan RI Tetap Solid

Melansir Insurance Asia, Kamis, 26 Maret 2026, saat ini terdapat satu dari tujuh rumah di Australia tidak memiliki asuransi. APRA memperkirakan angka ini bisa meningkat menjadi satu dari empat pada 2050 berdasarkan kedua skenario, sehingga menyebabkan satu juta rumah tambahan tidak memiliki perlindungan yang memadai.

Wilayah regional dan pedesaan diperkirakan terkena dampak paling parah, dengan potensi kesenjangan perlindungan asuransi melebihi 40 persen di komunitas tersebut. Faktor pendorong utama tingginya premi bervariasi berdasarkan skenario.

Dalam lingkungan dengan risiko fisik yang tinggi, kerugian tahunan terkait cuaca dapat meningkat dari US$7 miliar saat ini menjadi lebih dari US$16 miliar pada 2050. Dalam skenario risiko transisi, kenaikan biaya konstruksi menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan premi.

|Baca juga: Allianz Life Indonesia Beberkan Strategi untuk Perkuat Unitlink

|Baca juga: Mirae Asset Perkuat Basis Investor Ritel Lewat Kegiatan Edukasi Pasar Modal

Anggota APRA Suzanne Smith mencatat kesenjangan perlindungan yang semakin besar menggeser kerugian finansial dari perusahaan asuransi ke rumah tangga, bank, dan pemerintah, sehingga berpotensi melemahkan sistem keuangan nasional.

Untuk memitigasi risiko-risiko ini, regulator meminta para pemangku kepentingan untuk fokus pada mitigasi emisi dan adaptasi fisik, seperti membangun infrastruktur pelindung dan retrofit rumah.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post OJK Catat 304.950 Agen Asuransi Jiwa, Umum, dan Syariah Miliki QR Code
Next Post Presdir BCA Hendra Lembong Borong Saham BBCA

Member Login

or