1
1

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Kampanye Melangkah Pasti

Nasabah membaca produk Asuransi AXA Mandiri menggunakan ponsel. | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) meluncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature USD sebagai produk terbaru di awal tahun 2026. Asuransi Mandiri Wealth Signature USD merupakan asuransi dwiguna kombinasi yang memiliki manfaat utama yaitu perlindungan jiwa dan perencanaan keuangan jangka panjang.

Produk terbaru AXA Mandiri ini cocok untuk memenuhi kebutuhan nasabah akan pendidikan anak atau persiapan dana di masa pensiun hingga warisan bagi penerima manfaat. Peluncuran produk teranyar ini bersamaan dengan pelaksanaan Economic Outlook 2026 bersama Ekonom Bank Mandiri, yang menggarisbawahi pentingnya stabilitas keuangan di tengah kondisi ekonomi yang berdinamika.

|Baca juga: AXA Mandiri Bermitra dengan AdMedika dan Mitra Keluarga untuk Klaim Perawatan Nasabah

Produk ini memiliki dua plan untuk melayani kebutuhan yang berbeda. Asuransi Mandiri Wealth Signature USD (Plan Protection) mengedepankan perlindungan jiwa yang diberikan dengan uang pertanggungan hingga 1.200 persen dari premi dasar tahunan. Sedangkan sebagai bentuk pelindungan finansial, Asuransi Mandiri Wealth Signature USD (Plan Saving) merupakan produk asuransi dwiguna berbasis dolar Amerika Serikat pertama di market yang dapat memberikan manfaat tunai berkala sejak tahun ke-1 polis.

Sejalan dengan peluncuran produk terbaru ini, AXA Mandiri juga meluncurkan kampanye terbaru bertajuk Melangkah Pasti. Kampanye ini mencerminkan komitmen AXA Mandiri untuk mendampingi nasabah agar dapat melangkah menuju masa depan dengan yakin, terlindungi, dan pasti, terutama di tengah kondisi ekonomi yang penuh dinamika.

|Baca juga: AXA Mandiri Catatkan Pendapatan Premi Rp6,69 Triliun per September 2025

Presiden Direktur AXA Mandiri, Handojo G. Kusuma, mengatakan bahwa pihaknya meluncurkan produk berbasis dolar Amerika Serikat untuk membantu nasabah melangkah pasti di tahun ini. “Asuransi Mandiri Wealth Signature USD sangat cocok bagi nasabah yang mengutamakan kestabilan dalam perencanaan keuangannya,” katanya di Jakarta, Kamis sore, 29 Januari 2026.

Di sisi lain produk ini juga membantu nasabah yang memerlukan kebutuhan solusi keuangan dalam bentuk dolar AS di masa depan yang bermanfaat untuk pendidikan anak, persiapan masa pensiun hingga warisan bagi penerima manfaat. “Karena secara historical nilai tukar dolar Amerika Serikat terus mengalami kenaikan, dalam 10 tahun terakhir naik sekitar 16 persen,” tutur Handojo.

|Baca juga: Bos OJK Ungkap Penyebab Kontribusi Unitlink Mulai Turun dan Masuk Ekuilibrium Baru

Hal senada disampaikan Head of Macroeconomics and Financial Market Research Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina. Dia mengatakan bahwa saat ini tekanan geopolitik global meningkat signifikan dengan berlangsungnya konflik antara negara-negara besar dunia. Dampaknya, volatilitas di pasar keuangan meningkat baik global maupun domestik.

”Dengan demikian, penting bagi pelaku pasar untuk selalu menerapkan manajemen risiko melalui strategi diversifikasi portfolio dan juga memanfaatkan berbagai instrumen keuangan untuk kebutuhan masa depan,” tutur Dian.

Sementara itu, Handojo G. Kusuma, menegaskan pentingnya bagi masyarakat untuk memahami situasi dan kondisi perekonomian nasional dan global, guna mempersiapkan perencanaan finansial dalam menghadapi berbagai ketidakpastian di kemudian hari. “Sebagai wujud komitmen AXA Mandiri dalam meningkatkan inklusi finansial, kami berupaya untuk memberikan produk yang sesuai dengan demand yang sudah ada,” jelasnya.

Dia menegaskan, penting bagi masyarakat untuk memahami tantangan di tahun ini “Serta peluang yang bisa kita optimalkan sebagai bentuk mitigasi risiko keuangan melalui Asuransi Mandiri Wealth Signature USD,” sambung Handojo.

Editor: S. Edi Samtosa

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post LPS Sebut Reasuransi Tidak Ikut Program Penjaminan Polis, Begini Tanggapan Bos MAIPARK!
Next Post Bank DBS Indonesia Tingkatkan Pendanaan Channeling ke Kredivo Menjadi Rp3 Triliun

Member Login

or