Media Asuransi, JAKARTA – Rio Darante resmi ditunjuk sebagai Ketua Umum Asosiasi Penilai Kerugian Asuransi Indonesia (APKAI) dan efektif 1 Januari 2026. Pergantian ini bersamaan dengan selesainya Capt. Dikarioso sebagai Ketua Umum APKAI periode 2023-2025.
Melansir beberapa sumber, Selasa, 6 Januari 2026, Rio merupakan seorang profesional penilai kerugian yang telah berkarier sejak 1998, dan sudah menangani ribuan klaim dengan berbagai ukuran dan jenis. Rio saat ini tengah menjadi spesialis dalam klaim kompleks yang bernilai jutaan dolar dan aktif memberikan pelatihan kepada klien di industri asuransi.
Berlatar pendidikan sebagai pemasaran bisnis di Virginia, Amerika Serikat (AS), dan memiliki banyak sertifikasi seperi International Certified Addiction (ICAP) dan Australia and New Zealand Institute of Insurance and Finance (ANZIIF), Rio berhasil menjadi salah seorang tokoh di industri perasuransian Indonesia.
|Baca juga: Penempatan Dana Pensiun di SRBI Capai Rp4,09 Triliun per Oktober 2025
|Baca juga: Perusahaan Asuransi Berbondong-bondong Investasi ke Aset Digital Usai Harga Bitcoin Melonjak
|Baca juga: AAUI Nilai Asuransi Perjalanan Wajib bagi Wisman Penting untuk Tekan Risiko Wisata Alam
Selain kiprahnya sebagai adjuster, Rio Darante juga dikenal aktif berkontribusi dalam berbagai organisasi dan forum strategis di industri asuransi. Sejak Oktober 2021 hingga 2023, Rio dipercaya sebagai Chair of Insurance Day Committee Dewan Asuransi Indonesia (DAI).
Di tingkat regional ASEAN, Rio saat ini menjabat sebagai Chair of APID Academic Committee pada ASEAN Insurance Education Committee sejak Juli 2025. Selain itu, ia tercatat sebagai Member of The Management Board Yayasan Asuransi Indonesia sejak September 2024, serta sebagai Chair of Education & Development Commission DAI sejak Juli 2024.
Rio telah mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Umum APKAI sejak 2019 dan saat ini menjadi Ketua Umum APKAI untuk periode 2026-2028. Sementara di dunia profesional, Rio memulai kariernya sebagai seorang adjuster di PT Japenasi Nusantara, sebelum kemudian dipromosikan menjadi direktur pada 2008 dan Chief Executive Officer di 2012.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
