1
1

Bos Allianz Syariah: Persaingan Industri Asuransi Syariah Makin Ketat, Inovasi Produk Jadi Kunci

Direktur Allianz Life Syariah Indonesia Jazilah Firdaus. | Foto: Media Asuransi/Angga Bratadharma

Media Asuransi, JAKARTA – Allianz Life Syariah Indonesia atau Allianz Syariah tidak menampik persaingan bisnis di asuransi syariah terbilang ketat sekarang ini. Dengan kondisi itu, inovasi produk menjadi kunci untuk bisa menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di masa mendatang.

“Sudah tentu peta persaingan di bisnis asuransi syariah sangat ketat, even right now. Inovasi produk definitely itu merupakan salah satu key, karena bread and butter of asuransi adalah produk,” kata Direktur Allianz Life Syariah Indonesia Jazilah Firdaus, dikutip dari Youtube Media Asuransi, Senin, 23 Maret 2026.

|Baca juga: Allianz Syariah Ungkap Alasan Spin-Off: Potensi Pasar Asuransi Syariah Masih Sangat Besar

|Baca juga: Bos Sun Life: Eksekusi dari Pemimpin Asuransi Lebih Penting daripada Strategi

Menurutnya menghadirkan produk asuransi syariah yang berinovasi memang dibutuhkan dan juga menjadi fokus di Allianz Syariah. Selain itu, diperlukan produk asuransi syariah yang sesuai dengan perkembangan zaman dan sesuai kebutuhan dari masyarakat.

“Menghadirkan produk yang berinovasi benar sekali, itu merupakan fokus kita sebenarnya di Allianz. Maqasid syariah merupakan protection compass untuk produk yang dibutuhkan. Tapi sebenarnya kita juga ingin step away from product being known as copy and paste of product konvensional,” jelasnya.

|Baca juga: AAUI Usul Iuran Penjaminan Polis Dihitung dari Premi Neto

|Baca juga: AAUI Dorong Program Penjaminan Polis Segera Berjalan Demi Pulihkan Kepercayaan Publik

Pada konteks itu, lanjutnya, Allianz Syariah pun melakukan berbagai macam pembahasan termasuk melakukan grup diskusi dengan beberapa segmen nasabah untuk mengetahui apa sebenarnya kebutuhan mereka terkait proteksi berbasis syariah.

“Sebenarnya yang mereka perlukan pada saat ini apa? Inovasi, supaya kita bisa mendapatkan insight yang sekarang sangat diperlukan oleh masyarakat Indonesia itu apa? Dan juga, apakah ada produk yang sama di pasaran seperti apa? Kemudian kita try to differentiate ourselves by injecting some element from the maqasid syariah,” ucapnya.

“Jadi, we’re trying to revamp all of our product pipeline based on maqasid syariah dan juga keperluan masyarakat. We are trying to be relevant di tengah ketatnya persaingan industri,” pungkasnya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Berikut Fitur Digital Banking yang Bikin Kamu Auto Cuan
Next Post Gen Z Mau Beli Rumah? Ini Pertimbangan Penting sebelum Ambil Keputusan Besar

Member Login

or