Media Asuransi, GLOBAL – Allianz Life Insurance Malaysia Berhad mencatat perubahan komposisi tenaga pemasar pada 2025. Untuk pertama kalinya, jumlah agen perempuan yang direkrut perusahaan melampaui jumlah laki-laki.
Berdasarkan pernyataan resmi perusahaan, perempuan menyumbang 53 persen dari total rekrutmen agen baru pada 2025. Angka tersebut menjadi tingkat partisipasi perempuan tertinggi yang pernah dicatat perusahaan sekaligus menandai perubahan komposisi gender dalam jaringan distribusi.
Sebelumnya, proporsi rekrutmen perempuan relatif stabil di kisaran 47 persen pada periode 2020 hingga 2023. Komposisi tersebut kemudian mencapai titik seimbang pada 2024 sebelum akhirnya perempuan menjadi mayoritas dalam perekrutan agen pada tahun berikutnya.
|Baca juga: Federal International Finance Rombak Jajaran Komisaris dan Direksi, Berikut Lengkapnya!
|Baca juga: KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Komisaris dan Direksi untuk Akselerasi Transformasi
Chief Sales Officer Allianz Life Raymond Cheah mengatakan peningkatan partisipasi perempuan bukan sekadar fenomena sementara, melainkan bagian dari perubahan struktur tenaga kerja.
“Tren ini mencerminkan perubahan struktural dalam tenaga kerja, bukan sekadar fluktuasi jangka pendek,” ujar Raymond Cheah, dikutip dari Insurance Asia, Senin, 16 Maret 2026.
Dominasi perempuan juga terlihat dari kinerja agen. Pada 2024, delapan dari 10 agen dengan performa terbaik di Allianz Life merupakan perempuan, yang menunjukkan peran penting program pengembangan formal dalam mendorong kinerja agen.
|Baca juga: Permata Bank Cetak Kinerja Positif di 2025: Kredit Tembus Rp163,3 Triliun
|Baca juga: Permata Bank (BNLI) Perkuat Unit Usaha Syariah, Siap Spin-Off?
Untuk memperkuat partisipasi tersebut, pada Januari 2025 perusahaan meluncurkan program rekrutmen SheSecures. Program ini menjadi bagian dari kerangka pengembangan agen Kingmaker, yang dirancang untuk membangun jalur karier agen secara lebih terstruktur.
Melalui program tersebut, peserta mendapatkan berbagai dukungan mulai dari proses orientasi terstruktur, pengembangan kemampuan, pelatihan kepemimpinan, hingga dukungan jaringan sesama agen dan program retensi.
Sejumlah peserta program mengaku merasakan manfaat langsung dari inisiatif tersebut. Canon Lim dari MB8 Agency mengatakan program tersebut membantunya membangun kembali rasa percaya diri sekaligus terhubung dengan jaringan yang suportif.
Grace Lim dari ACP Agency menyebut program itu membantu dalam mengejar tujuan karier secara lebih mandiri. Ke depan, Allianz Life menyatakan akan terus memperluas platform pengembangan agen, memperkuat jalur kepemimpinan, serta meningkatkan kerangka pengembangan karier terstruktur bagi tenaga pemasar di Malaysia.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
