Media Asuransi, JAKARTA – Selamat Tahun Baru! Awal tahun adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi kembali kondisi keuangan dan menentukan tujuan finansial yang ingin dicapai kedepannya.
Dengan menetapkan tujuan keuangan yang jelas, kamu dapat mengelola pendapatan, pengeluaran, dan investasi dengan lebih terarah. Selain itu dengan menentukan tujuan di awal, kamu juga akan mendapatkan tambahan semangat dan motivasi baru dalam setiap tahapnya.
Melansir Mk+, Kamis 1 Januari 2025, berikut tujuh langkah praktis untuk membantumu menentukan dan mencapai tujuan keuangan di tahun ini.
|Baca juga: Intip 4 Cara Mempersiapkan Dana Liburan Akhir Tahun yang Tepat
1. Refleksi kondisi keuangan saat ini
Sebelum menetapkan tujuan, luangkan waktu untuk mengevaluasi posisi keuanganmu saat ini. Buat daftar aset (tabungan, investasi, properti) dan kewajiban (utang, pinjaman). Dengan memahami posisi keuanganmu, kamu akan lebih mudah menentukan langkah ke depan.
Selain itu, inventarisir semua hambatan yang kamu alami di tahun-tahun sebelumnya sebagai pembelajaran dan perbaikan untuk menentukan keputusan di tahun ini. Tak hanya hambatan, hal-hal yang membantumu di tahun-tahun lalu juga tak kalah penting.
Tak salah jika menggunakan hal yang bisa membantumu dan akan lebih baik jika hal itu bisa kamu modifikasi untuk bisa membantu mempercepat mencapai tujuan finansialmu.
2. Tetapkan tujuan yang SMART
Untuk lebih memfokuskannya, kamu bisa menggunakan kerangka kerja SMART untuk menetapkan tujuan keuangan. Spesific atau spesifik Tujuanmu harus jelas dan terperinci, misalnya “menabung Rp60 juta untuk menikah, pada tahun 2026”. Jangan hanya “menabung uang”, namun akan lebih baik jika di detailkan.
Measurable (terukur), yaitu tujuan harus dapat diukur sehingga kamu bisa melacak progresnya.
Achievable (dapat dicapai) atau dalam kata lain pastikan tujuan tersebut realistis berdasarkan kondisi keuangan kamu. Untuk kamu dengan income 10 juta sebulan, akan sangat tidak realistis jika tujuanmu adalah mengumpulkan uang 1 triliun dalam waktu satu tahun, buat tujuan sesuai dengan kondisi keuangnmu.
Relevant (relevan) adalah memilih tujuan yang relevan dengan prioritas hidup Kamu.
Time-Bound (berbatas waktu): Tetapkan tenggat waktu untuk mencapai tujuan tersebut. Contohnya, “mengumpulkan tabungan 60 juta rupiah dalam waktu 12 bulan”. Buat rentang waktu agar kamu bisa merencanakannya dengan baik.
|Baca juga: Aman Berinvestasi di Aplikasi Digital Banking, Begini Tipsnya
3. Prioritaskan tujuan kamu
Mungkin kamu memiliki beberapa tujuan, seperti melunasi hutang, menabung untuk dana darurat, atau berinvestasi. Prioritaskan tujuan berdasarkan urgensi dan dampaknya terhadap kesejahteraan finansialmu.
Misalnya, dana darurat biasanya menjadi prioritas karena penting untuk menghadapi situasi tak terduga. Baru setelah itu kamu membuat prioritas kebutuhan lainnya. Detailkan juga kelebihan dan kekurangan setiap tujuanmu, sehingga kamu akan lebih mudah mengatur prioritasnya.
4. Buat anggaran yang mendukung tujuan
Anggaran adalah alat penting untuk membantu Kamu mencapai tujuan keuangan. Alokasikan sebagian pendapatanmu untuk setiap tujuan keuangan. Gunakan metode seperti 50/30/20, di mana 50 persen pendapatan digunakan untuk kebutuhan, 30 persen untuk keinginan, dan 20 persen untuk tabungan atau investasi.
5. Manfaatkan teknologi untuk melacak progres
Aplikasi keuangan dapat membantumu melacak pengeluaran, tabungan, dan investasi. Dengan memanfaatkan teknologi, kamu bisa melihat sejauh mana progres yang telah dicapai dan menyesuaikan strategi jika diperlukan.
|Baca juga: Jenius Ajak Pekerja Lepas Cerdas Kelola Finansial
6. Berinvestasi untuk masa depan
Jika salah satu tujuanmu adalah membangun kekayaan, pertimbangkan untuk mulai berinvestasi. Pelajari instrumen investasi yang sesuai dengan profil risikomu, seperti reksa dana, saham, atau obligasi. Ingatlah bahwa investasi adalah langkah jangka panjang yang membutuhkan komitmen dan kesabaran.
7. Evaluasi dan sesuaikan secara berkala
Kondisi dan prioritas hidupmu mungkin berubah sepanjang tahun. Evaluasi tujuan keuanganmu secara berkala, misalnya setiap tiga bulan, untuk memastikan bahwa kamu tetap berada di jalur yang benar.
Menentukan tujuan keuangan di awal tahun adalah langkah pertama menuju kesejahteraan finansial. Dengan perencanaan yang matang dan komitmen untuk menjalankannya, kamu bisa mewujudkan impian dan mencapai stabilitas keuangan. Selamat menyusun tujuan keuanganmu dan semoga tahun ini menjadi tahun yang penuh pencapaian!
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
