Media Asuransi, JAKARTA – Pasar modal Indonesia saat ini tengah menghadapi kondisi yang dinamis, ditandai dengan tingkat volatilitas yang tinggi akibat berbagai faktor global dan domestik. Ketegangan geopolitik, arah kebijakan suku bunga global, serta perkembangan ekonomi domestik menjadi faktor yang mendorong fluktuasi di pasar modal.
Apakah ini momentum yang tepat? Merupakan pertanyaan besar bagi para investor di tengah pasar yang sedang fluktuatif.
BNI Sekuritas mengajak masyarakat dan investor untuk tetap bijak dalam merespons dinamika pasar. Volatilitas merupakan hal yang tidak bisa dihindari dan bagian wajar dari siklus investasi yang dapat berpotensi untuk membuka peluang strategis.
|Baca juga:BNI Sekuritas Permudah Akses Generasi Muda Kenal Dunia Pasar Modal
Direktur Retail Markets & Technology BNI Sekuritas, Teddy Wishadi, mengatakan bahwa investor yang cermat dalam memanfaatkan peluang di tengah pergerakan pasar yang dinamis, berpotensi meningkatkan keuntungan portofolionya. “Volatilitas adalah tantangan dan juga peluang yang bisa dihadapi dengan strategi yang cermat, terukur dan berbasis data. Kunci utamanya adalah tetap tenang, konsisten, dan tidak menunda untuk berinvestasi,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang dikutip Sabtu, 31 Januari 2026.
Dalam kondisi seperti ini, BNI Sekuritas membagikan beberapa langkah yang dapat diterapkan oleh investor untuk menyikapi portofolionya secara bijak:
- Kenali Instrumen Invesetasi dan Konsisten Berinvestasi
Dengan mengenali karakteristik setiap instrumen investasi yang dimiliki, investor dapat memahami potensi risiko dan imbal hasil secara lebih tepat. Pemahaman ini membantu investor mengambil keputusan yang lebih rasional dan sesuai dengan tujuan keuangan.
|Baca juga:Kenali Profil Risiko Anda sebagai Investor, Sesuai Panduan dari Bos BNI Sekuritas
Selain itu, pemantauan portofolio secara konsisten serta transaksi yang dilakukan secara bertahap dapat membantu mengurangi dampak fluktuasi jangka pendek. Pendekatan ini mendukung disiplin investasi sekaligus menjaga emosi agar tidak mudah terpengaruh oleh volatilitas pasar harian.
- Diversifikasi Portofolio
Dengan menyebar investasi ke berbagai sektor, aset, atau instrumen (seperti saham, obligasi, reksa dana), investor tidak terlalu tergantung pada kinerja satu aset saja. Ini membantu meredam kerugian apabila satu sektor mengalami penurunan. Seperti kata Warren Buffett, “Don’t put all your eggs in one basket”. Diversifikasi membantu menjaga stabilitas portofolio di tengah fluktuasi pasar.
- Pantau Perkembangan Pasar dan Berita Ekonomi
Mengikuti informasi terbaru mengenai pasar modal, kebijakan moneter, geopolitik, dan indikator ekonomi menjadi dasar bagi investor menyesuaikan strategi dengan kondisi terkini.
- Manfaatkan fitur digital New BIONS by BNI Sekuritas
Platform New BIONS menghadirkan beragam fitur menarik untuk mendukung keputusan investor dalam mencari peluang pada saat pasar fluktuatif, antara lain:
– Automatic Order, untuk menjaga momentum beli/jual secara otomatis.
– Trading Ideas, yang membantu menemukan saham-saham potensial sesuai dengan hasil riset BNI Sekuritas.
– Top Gainer, fitur yang mengidentifikasikan saham dengan kenaikan tertinggi pada saat itu. Fitur ini membantu investor memanfaatkan momentum pasar.
– Fast Order, Fitur ini memberikan pengalaman bertransaksi lebih mudah dan cepat hanya dalam satu screen order.
|Baca juga:Perkuat Layanan Digital untuk Investor Muda, BNI Sekuritas Luncurkan New BIONS
“BNI Sekuritas percaya bahwa edukasi adalah fondasi dari keputusan investasi yang bijak. Oleh karena itu, kami terus mendorong terciptanya investor yang aktif, cerdas, dan siap menghadapi dinamika pasar melalui edukasi berkelanjutan dan pemanfaatan teknologi,” jelas Teddy.
Dia tambahkan, BNI Sekuritas juga melihat menguatnya optimisme investor terhadap pasar modal Indonesia. Sentimen positif ini tercermin dari rata-rata nilai transaksi harian saham (RNTH) di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mencapai Rp18,1 triliun sepanjang tahun 2025, tumbuh impresif sebesar 40,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh peningkatan aktivitas nasabah ritel yang menunjukan kinerja sangat kuat. RNTH segmen ritel tercatat mencapai Rp9,0 triliun, meningkat 113,3 persen secara tahunan.
Editor: S. Edi Santosa
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
