Media Asuransi, JAKARTA – Generali Indonesia menghadirkan Youth Empowerment Social Media Competition (YESMC), sebuah inisiatif yang mengajak generasi muda dan content creator untuk menciptakan konten edukasi keuangan, khususnya terkait pentingnya proteksi asuransi.
Tingkat literasi dan inklusi asuransi di Indonesia masih rendah. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi perasuransian hanya 45,45 persen, sementara inklusi asuransi baru 28,50 persen.
Rendahnya pemahaman ini membuat masyarakat rentan terhadap risiko finansial, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan proteksi. Di sisi lain, Indonesia memiliki potensi digital yang sangat besar. Dengan 285 juta penduduk, sebanyak 356 juta koneksi seluler (125 persen), dan 97,8 persen pengguna aktif media sosial, generasi muda menjadi motor penggerak komunikasi digital.
|Baca juga: Generali Indonesia Kembali Jadi Official Insurance Partner Semarang 10K
Generali mengadakan kompetisi sejak Oktober 2025 yang berhasil menarik ribuan pendaftar dari berbagai daerah. Ini mencerminkan tingginya antusiasme anak muda terhadap literasi finansial. Setelah melalui proses seleksi ketat, 35 pemenang terpilih dengan total hadiah mencapai Rp250 juta. Berdasarkan penjurian yang telah dilakukan, tiga pemenang utama adalah: Agus Munandar (34) asal Bandung mendapat hadiah Rp100 juta, Asep Fitra Kusmana (28) asal Bandung mendapat hadiah Rp50 juta, dan Gogo Tio P.Tambunan (34) asal Surabaya mendapat hadiah Rp25 juta.
Pengumuman pemenang dan serah terima simbolis digelar hari ini oleh jajaran manajemen Generali Indonesia: Jutany Japit, Director; Jong Wie Siu, Chief Product Management and Marketing Officer; bersama dengan Ajazil Hawaris, Digital Creator and Al Tech Educator sekaligus juri kompetisi.
|Baca juga: Pengembangan Sumber Daya Manusia di Bidang Asuransi: Perspektif Indonesia-Outlook 2026
Youth Empowerment Social Media Competition adalah bagian dari rangkaian inisiatif Generali Indonesia untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Sebelumnya, Generali Indonesia juga telah menjalankan komitmen untuk meningkatkan literasi dan inklusi kepada masyarakat melalui berbagai inisiatif, baik secara offline maupu online.
Jutany Japit mengatakan generasi muda Indonesia adalah generasi kreatif, dinamis dan memiliki pemikiran yang terbuka. ‘’Melalui kompetisi ini, kami ingin memberdayakan potensi mereka sekaligus meningkatkan literasi asuransi. Antusiasme ribuan peserta membuktikan semangat anak muda untuk berkontribusi,” jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa, 20 Januari 2026.
Inisiatif ini, lanjut Jutany, merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendorong literasi dan inklusi asuransi, bukan hanya lewat produk, tetapi juga melalui edukasi yang relevan dan kreatif. ‘’Kami berharap inisiatif ini bisa menjadi jembatan penghubung literasi asuransi kepada masyarakat, khususnya pada generasi yang lebih muda.”
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
