Media Asuransi, GLOBAL – Data Life Insurance Association Singapore (LIA) menunjukkan industri asuransi jiwa di Singapura membayarkan klaim senilai US$5 miliar atau setara S$6,35 miliar kepada pemegang polis dan ahli waris sepanjang semester I/2025. Angka tersebut turun 42,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Melansir Insurance Asia, Jumat, 29 Agustus 2025, dari total pembayaran tersebut, sebesar US$4,1 miliar (S$5,32 miliar) digunakan untuk polis jatuh tempo, sementara US$0,8 miliar (S$1,03 miliar) dibayarkan untuk klaim kematian, penyakit kritis, maupun disabilitas, mencakup lebih dari 10.900 polis.
|Baca juga: BI Siap Perkuat Sinergi Global Dukung Ekosistem Pembayaran Antarnegara di Era Digital
|Baca juga: SMBC Indonesia (BTPN) Komitmen Berdayakan UMKM Lewat Gelar Daya Fest 2025
Produk investasi terus menunjukkan dominasi dengan kontribusi 43 persen terhadap penjualan baru pada periode ini, naik dari 35 persen tahun lalu. Sementara itu, produk participating menyumbang 24 persen dan non-participating mencapai 33 persen.
Dari jalur distribusi, perwakilan bank menyumbang 35,5 persen dari premi baru berbobot, disusul perwakilan agen terikat sebesar 27,8 persen dan financial adviser representatives 33,3 persen. Penjualan langsung daring masih relatif kecil dengan kontribusi 1,4 persen terhadap premi baru berbobot, meski porsinya mencapai 11,5 persen dari total jumlah polis yang terjual.
Hingga 30 Juni 2025, perusahaan berlisensi ‘Normal’ menghasilkan 99 persen dari penjualan baru, sementara pemain dengan lisensi ‘Defined Market Segment’ berkontribusi satu persen. Jumlah tenaga kerja industri tercatat stabil dengan 9.493 staf, turun satu persen dari tahun sebelumnya.
|Baca juga: BI Rate Dipangkas, Bos Bank Mandiri (BMRI): Sinyal Positif bagi Dunia Usaha
|Baca juga: Waduh! Pengamat Sebut Kasus Jiwasraya Bikin Premi Asuransi Lari ke Luar Negeri
Selain itu, terdapat 12.197 financial adviser representatives yang terafiliasi dengan perusahaan berbasis keagenan. Secara keseluruhan, industri asuransi jiwa Singapura membukukan premi bisnis baru berbobot senilai US$2,33 miliar atau S$2,99 miliar pada semester I/2025, tumbuh 7,7 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News