1
1

JMA Syariah (JMAS) Catat Laba Bersih Naik 42% di 2025

Ilustrasi. | Foto: JMA Syariah

Media Asuransi, JAKARTA – PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) mencatatkan lonjakan kinerja keuangan sepanjang 2025. Berdasarkan laporan keuangan unaudited per 31 Desember 2025, perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp4,04 miliar, meningkat 42 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,83 miliar.

Direktur Utama JMAS Basuki Agus menyatakan capaian tersebut merupakan hasil penguatan fundamental bisnis yang dibarengi efisiensi operasional secara konsisten. “Perseroan telah memenuhi ketentuan ekuitas minimum bagi perusahaan asuransi syariah sebesar Rp100 miliar,” ujarnya, dalam Public Exxpose, Selasa, 20 Januari 2026.

Dari sisi neraca, total aset JMAS per akhir 2025 mencapai Rp391,01 miliar, naik dibandingkan dengan posisi akhir 2024 sebesar Rp306,18 miliar. Kenaikan aset ini ditopang pertumbuhan investasi yang melonjak menjadi Rp161,60 miliar dari Rp98,17 miliar pada tahun sebelumnya. Sementara itu, ekuitas meningkat menjadi Rp127,45 miliar dari Rp122,50 miliar.

Liabilitas kepada pemegang polis tercatat sebesar Rp135,79 miliar, meningkat Rp45,23 miliar secara tahunan. Kewajiban lainnya juga naik menjadi Rp172,04 miliar dari Rp140,91 miliar, sedangkan dana investasi peserta bertambah menjadi Rp6,40 miliar, naik Rp1,22 miliar dibandingkan dengan 2024.

|Baca juga: Pasar AI Generatif di Industri Asuransi Diramal Tembus Miliaran Dolar AS di 2030

|Baca juga: JMA Syariah (JMAS) Bidik Kontribusi Pendapatan Naik 20% di 2026

Pada laporan laba rugi, pendapatan usaha JMAS sepanjang 2025 tercatat Rp75,62 miliar, sedikit turun dari Rp79,47 miliar pada tahun sebelumnya.

Di sisi lain, beban akuisisi meningkat menjadi Rp18,07 miliar dari Rp12,92 miliar, sejalan dengan kenaikan produksi yang cukup signifikan sepanjang 2025. Pendapatan nonusaha berbalik positif menjadi Rp2,16 miliar, dibandingkan dengan posisi negatif Rp0,80 miliar pada tahun sebelumnya.

|Baca juga: BRI (BBRI) Siap Tebar Dividen Interim Rp137 per Saham, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini!

|Baca juga: Prajogo Pangestu Borong 3 Juta Lembar Saham Barito Pacific (BRPT), Ternyata Ini Tujuannya!

Lalu, pendapatan kontribusi tercatat sebesar Rp295,72 miliar, naik Rp42,01 miliar dibandingkan dengan 2024. Beban klaim turun tajam menjadi Rp164,46 miliar dari Rp218,98 miliar, sementara klaim reasuransi menurun menjadi Rp41,14 miliar dari Rp52,74 miliar.

Dari sisi rasio keuangan, tingkat kesehatan perusahaan tetap terjaga. Risk Based Capital (RBC) JMAS melonjak menjadi 398,73 persen dari 194,98 persen pada 2024.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Update Kasus Investree, OJK: Proses Verifikasi Data Dilaksanakan Bertahap dan Cermat!
Next Post Perkuat Kepemilikan, Komisaris Suhendra Prawira Widjaja Borong Saham Ultrajaya (ULTJ)

Member Login

or