Media Asuransi, GLOBAL – CGS International memperkirakan AIA mampu memberikan hasil kinerja yang kuat pada tahun fiskal 2025 (TA 2025) yang akan dirilis pada Maret 2026.
Dari segi fundamental, AIA dipandang mampu menangkap peluang pertumbuhan. Hal tersebut tercermin dari deposito rumah tangga dalam mata uang asing di China daratan yang telah meningkat 27 persen sejak Juni 2024.
Melansir Insurance Asia, Rabu, 18 Februari 2026, selain itu, polis asuransi dalam mata uang dolar AS bisa menjadi lebih menarik dibandingkan dengan deposito berjangka dolar AS jika kurva imbal hasil AS semakin curam.
|Baca juga: BI: Ekonomi dan Keuangan Syariah Jadi Pilar Strategis Transformasi Ekonomi RI
|Baca juga: 10 Cara Buka Keberuntungan dengan WhatsApp di Tahun Baru Imlek
|Baca juga: Ramaikan Ramadan dan Lebaran 2026, MR.D.I.Y. Luncurkan Kampanye Berkah Ramadan
Di Hong Kong, jumlah agen asuransi jiwa telah meningkat ke level tertinggi dalam 5,5 tahun, dengan kontribusi agen sebesar 64 persen dari premi bisnis baru AIA Hong Kong dalam sembilan bulan pertama 2025.
CGS International memperkirakan pendapatan setahun penuh 2025 hingga setahun penuh 2027 akan lebih tinggi, didukung oleh penjualan yang kuat di Hong Kong yang didorong oleh permintaan China daratan untuk diversifikasi kekayaan luar negeri.
Namun, AIA diminta mengingat ada risiko utama meliputi pengendalian modal, perubahan regulasi, dan tekanan pada imbal hasil investasi.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
